Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Bangun Infrastruktur, Waskita Bakal Terbitkan Obligasi hingga Rp2 Triliun

Ekonomi waskita karya
Husen Miftahudin • 27 November 2020 11:01
Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap 2 untuk memenuhi kebutuhan modal kerja proyek konstruksi dan investasi. Waskita pun telah menunjuk underwriter dan lembaga penunjang untuk mendukung pelaksanaan aksi korporasi tersebut.
 
SVP Corporate Secretary Waskita Ratna Ningrum mengatakan, target dana yang akan dihimpun dari penerbitan obligasi ini adalah sebesar Rp1 triliun hingga Rp2 triliun dengan jangka waktu jatuh tempo satu sampai tiga tahun. Adapun transaksi penerbitan PUB IV tahap 2 ini diharapkan dapat selesai paling lambat pada awal Januari 2021.
 
"Saat ini kondisi likuiditas Waskita terdampak akibat pandemi dan mundurnya beberapa pembayaran proyek dengan nilai yang cukup besar. Namun ada banyak proyek baru yang kami dapatkan tahun ini yang membutuhkan modal kerja sehingga diperlukan pendanaan dari pasar modal untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ujar Ratna, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 27 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ratna menjelaskan, tahun ini terdapat beberapa penerimaan pembayaran proyek Waskita yang tidak dapat terealisasi. Di antaranya pembayaran LRT Palembang senilai Rp1,9 triliun dan Tol Trans Terbanggi Besar-Kayu Agung porsi VGF Japek Selatan sebesar Rp1,7 triliun.
 
Di sisi lain, Waskita juga memperoleh cukup banyak proyek baru yang membutuhkan pendanaan modal kerja. Per akhir Oktober, Waskita telah mencatatkan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp15 triliun yang berasal dari proyek jalan tol, gedung, bendungan, EPC, dan irigasi.
 
Emiten konstruksi pelat merah yang berkode saham WSKT ini juga akan menggunakan proceed obligasi untuk menyelesaikan 17 ruas tol di bawah anak usahanya, yaitu PT Waskita Toll Road. Hingga saat ini, terdapat enam ruas yang telah beroperasi penuh dan empat ruas beroperasi sebagian. Sisanya masih dalam proses konstruksi.
 
Setelah pembangunan ruas-ruas jalan tol tersebut selesai, Waskita berniat untuk segera melepas kepemilikan sahamnya guna meningkatkan kapasitas keuangan. Pada 18 November lalu, Waskita berhasil memperoleh Rp550 miliar dari pelepasan 30 persen ruas Bekasi - Cawang - Kampung Melayu. Ke depan, Waskita menargetkan untuk melepas sembilan ruas tol lagi.
 
"Saat ini sudah ada investor yang berminat termasuk Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia. Manajemen telah beberapa kali melakukan diskusi dengan tim SWF di mana arah pembicaraannya adalah untuk divestasi jalan tol," tutupnya. 
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif