Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia

BI: Masih Ada Ruang Penurunan Suku Bunga

Ekonomi Bank Indonesia suku bunga
Husen Miftahudin • 27 Oktober 2020 21:32
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut ruang penurunan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka hingga akhir tahun ini. Saat ini, suku bunga acuan berada di level 4,0 persen setelah bank sentral menahan level yang sama sebanyak tiga kali periode Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan.
 
"Dengan inflasi yang sangat rendah dan pertumbuhan ekonomi yang memang perlu didorong, kami melihat tentu ada ruang penurunan suku bunga," ujar Perry dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) secara virtual di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Perry menjelaskan pertimbangan utama Bank Indonesia dalam menahan suku bunga acuan sebelumnya adalah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Hal ini lantaran adanya ketidakpastian di pasar keuangan, baik global maupun domestik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan terus memantau perkembangan-perkembangan itu, dan ini merupakan bagian dari RDG bulanan yang kami review kembali di November," papar dia.
 
Perry menambahkan, beberapa indikator yang jadi pantauan bank sentral terhadap penetapan suku bunga adalah nilai tukar rupiah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga ketahanan eksternal. Indikator-indikator ini akan dievaluasi pada RDG November 2020.
 
Namun demikian, Perry menekankan bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang paling efektif adalah melalui jalur kuantitas (quantitative easing). "Bank Indonesia juga berpartisipasi di dalam pendanaan APBN 2020. Itu adalah jalur kuantitas," pungkas Perry.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif