Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

Kontraksi Ekonomi Global Belum Mereda Bikin Rupiah 'Lemas'

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Kurs Rupiah
Husen Miftahudin • 08 September 2020 17:53
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini melemah lantaran belum adanya tanda-tanda penurunan dari kontraksi ekonomi global. Ekonomi RI sendiri diproyeksi terkontraksi di kisaran minus satu persen sampai minus dua persen pada kuartal III-2020.
 
"Kontraksi ekonomi AS, Singapura, dan negara-negara Eropa yang lebih dalam akibat pandemi covid-19 sampai saat ini masih belum ada tanda-tanda penurunan," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya kepada Medcom.id, Selasa, 8 September 2020.
 
Pemerintah Indonesia pun tak tinggal diam. Langkah utamanya adalah dengan menggenjot daya beli masyarakat dengan menggelontorkan program stimulus besar-besaran yang berfokus pada penanganan kesehatan masyarakat melalui program kesehatan, bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), bansos (sembako), hingga Program Keluarga Harapan (PKH).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu ada program bantuan yang ditujukan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Juga bantuan untuk karyawan yang terdaftar di BPJamsostek yang bergaji di bawah Rp5 juta dengan mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu selama empat bulan.
 
"Oleh karena itu guna untuk membantu kelancaran program tersebut, maka pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp695,2 triliun dalam APBN 2020 untuk biaya penanganan covid-19 dan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) sebesar Rp87,55 triliun di antaranya untuk anggaran kesehatan," papar Ibrahim.
 
Adapun dalam penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp14.765 per USD dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.740 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 25 poin atau setara 0,17 persen.
 
Menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.760 per USD. Rupiah justru mengalami penguatan sebanyak 28 poin atau setara 0,19 persen, dari Rp14.788 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sementara berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.798 per USD atau melemah 44 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.754 per USD.
 
"Dalam perdagangan besok rupiah masih akan berfluktuatif dan ditutup melemah tipis antara 10-30 poin di level Rp14.750 per USD hingga Rp14.820 per USD," tutup Ibrahim.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif