Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

Pelemahan Rupiah Dipicu Kekhawatiran Gelombang Dua Covid-19

Ekonomi kurs rupiah
Antara • 12 Mei 2020 11:48
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi terkoreksi dipicu kekhawatiran pasar terhadap gelombang kedua covid-19.
 
Pada pukul 09.55 WIB rupiah melemah 63 poin atau 0,42 persen menjadi Rp14.958 per USD dari sebelumnya Rp14.895 per USD.
 
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan sentimen negatif terlihat masuk ke pasar keuangan pagi ini.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasar mengkhawatirkan gelombang kedua kasus covid-19 di negara yang melonggarkan lockdown," ujar Ariston, dikutip dari Antara, Selasa, 12 Mei 2020.
 
Sementara dari Tiongkok, pagi ini dilaporkan penambahan 15 kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan satu kasus positif. Senin kemarin Tiongkok juga sudah melaporkan adanya tambahan lima kasus baru.
 
Negara lain seperti Korea Selatan dan Jerman juga melaporkan penambahan kasus positif pasca pelonggaran lockdown.
 
"Sentimen negatif ini bisa mendorong pelemahan aset berisiko," kata Ariston.
 
Ariston memperkirakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke arah resisten Rp15.150 per USD dengan potensi support Rp14.800 per USD.
 
Pada Senin lalu, rupiah ditutup menguat 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.895 per USD dari sebelumnya Rp14.920 per USD.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif