Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

8 Kesalahan yang Sering Terjadi saat Mengelola Keuangan

Ekonomi menabung tips keuangan tips berinvestasi
Annisa ayu artanti • 25 Oktober 2020 14:39
Jakarta: Mengatur keuangan menjadi sangat perlu dilakukan di tengah kondisi yang tidak menentu seperti saat ini. Salah satu cara mengatur keuangan yakni dengan menyisihkan 20 persen dari total gaji untuk disimpan.
 
Sayangnya, tidak semua orang memiliki kesadaran untuk melakukan hal tersebut sehingga tidak memiliki tabungan untuk menghdapi kondisi darurat.
 
Berikut delapan kesalahan yang sering kali dilakukan saat mengatur keuangan yang dilansir dari Lifepal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Hanya mengandalkan gaji pokok
 
Beberapa orang merasa cukup aman hanya dengan mengandalkan penghasilan pokok. Padahal, paling tidak kita harus memiliki dana darurat untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak seperti biaya rumah sakit dan PHK.
 
Oleh sebab itu, memiliki penghasilan sampingan perlu dilakukan untuk dijadikan second income. Bisa berupa usaha atau investasi.
 
2. Berpikir menabung itu cukup
 
Mayoritas orang berpikir menabung menjadi cara paling aman. Meskipun itu benar, perlu diingat bahwa ada biaya administrasi ketika Anda menyimpan uang dalam bentuk tabungan bank. Selain itu, menabung tak memberikan imbal hasil.
 
Karena itu, ada baiknya menyisihkan sebagian uang untuk tabungan dan investasi agar bisa menjadi passive income.
 
3. Hanya memiliki satu rekening
 
Anda perlu memisahkan rekening tabungan dengan rekening untuk kebutuhan sehari-hari. Memiliki satu rekening saja akan membuat cash flow tidak terpantau dengan baik sehingga menabung menjadi sia-sia.
 
4. Menabung di akhir bulan
 
Menabung harus dilakukan di awal bulan saat baru menerima gaji. Pasalnya, jika menunda-nunda hingga akhir bulan, uang berisiko terpakai untuk membeli kebutuhan yang tidak perlu.
 
5. Mengabaikan pengeluaran kecil
 
Ingat kan peribahasa sedikit sedikit lama lama menjadi bukit? Itulah yang akan terjadi jika mengabaikan pengeluaran kecil seperti parkir, jajan, membayar tol, dan lain-lain.
 
Pengeluaran kecil-kecil seperti itu terkadang bisa jadi pemborosan karena tidak terasa berat. Jadi, ada baiknya untuk membuat pos khusus pengeluaran kecil agar tidak mengambil jatah uang tabungan.
 
6. Tidak punya asuransi dan dana darurat
 
Perlindungan asuransi dan simpanan dana darurat adalah dua hal penting yang seharusnya Anda miliki. Sebab, tanpa memiliki keduanya, beban keuangan akan semakin berat karena Anda tidak memiliki dana cadangan untuk menanggungnya.
 
7. Memilih pembayaran minimum untuk kartu kredit
 
Bagi Anda yang memiliki kartu kredit, jangan pernah memilih pembayaran minimum karena jumlah yang Anda bayarkan justru semakin banyak dan berpotensi menumpuk utang.
 
8. Tidak mempersiapkan waktu pensiun
 
Umur yang masih muda membuat kita abai terhadap hari tua. Akibatnya kita sering kali menunda-nunda untuk mempersiapkan waktu pensiun.
 
Padahal, semakin tua umur maka produktivitas pun akan semakin berkurang. Jika tidak mempersiapkan dana pensiun atau sumber pemasukan pasif untuk masa depan, hari tua bisa terasa lebih berat.

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif