Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar.
Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar.

BI Tahan Suku Bunga di Level 4,0%

Ekonomi Bank Indonesia suku bunga Pemulihan Ekonomi
Husen Miftahudin • 19 Agustus 2020 14:59
Jakarta: Bank Indonesia (BI) akhirnya menahan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate di level 4,0 persen setelah dalam beberapa bulan dipangkas demi mempercepat pemulihan ekonomi domestik karena perlambatan imbas meluasnya dampak pandemi covid-19.
 
"Keputusan ini konsisten dengan perlunya menjaga stabilitas eksternal di tengah inflasi yang diperkirakan akan tetap rendah," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam telekonferensi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Agustus 2020 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020.
 
Selain menahan suku bunga acuan, RDG Bank Indonesia yang diselenggarakan pada 18-19 Agustus 2020 ini juga memutuskan untuk menahan suku bunga deposit facility di level 3,25 persen. Suku bunga lending facility juga tetap di level 4,75 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keputusan mempertahankan suku bunga acuan ini mulai berlaku efektif hari ini, 19 Agustus 2020," ucap Perry menegaskan.
 
Lebih lanjut, Bank Indonesia menekankan jalur kuantitas melalui penyediaan likuiditas untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi covid-19. Termasuk dukungan bank sentral kepada pemerintah dalam mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.
 
Di samping itu Bank Indonesia juga akan mencermati dinamika perekonomian dan pasar keuangan global, serta penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu dalam mengambil langkah-langkah kebijakan lanjutan yang diperlukan.
 
"Koordinasi kebijakan yang erat dengan pemerintah dan KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan) terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional," ungkap Perr.
 
Dalam RDG sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan kebijakan untuk memangkas suku bunga acuan ke level 4,0 persen dari 4,25 persen. Keputusan ini sebagai langkah lanjutan bank sentral dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi covid-19.
 
Selama masa pandemi sejak awal 2020, Bank Indonesia sudah melakukan penurunan suku bunga acuan sebanyak 100 bps, dari level 5,0 persen. Hal ini dimaksudkan otoritas moneter dalam rangka akselerasi perbaikan ekonomi nasional yang melambat akibat covid-19.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif