Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA
Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA

Penutupan Perdagangan: Kurs Rupiah Menguat ke Rp14.242/USD

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 22 September 2021 16:20
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu sore berakhir menguat tipis ketimbang pada pembukaan pagi tadi di posisi Rp14.243 per USD. Mata uang Garuda belum mampu menguat signifikan lantaran kasus Evergrande dan tapering dari The Fed terus menghantui.
 
Mengutip Bloomberg, Rabu, 22 September 2021, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan tercatat menguat 0,04 persen atau setara lima poin ke level Rp14.242 per USD. Sepanjang hari ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.238 hingga Rp14.255 per USD. Sedangkan menurut Jisdor Bank Indonesia, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.249 per USD
 
Di sisi lain, dolar AS sedikit melemah dari level tertinggi hampir satu bulan pada akhir perdagangan Selasa (Rabu WIB). Hal ini karena pasar global agak menguat sehari setelah penghindaran risiko yang didominasi oleh ketidakpastian solvabilitas Evergrande. Sementara itu, investor juga menunggu hasil pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve.
 
Investor menantikan pengumuman kebijakan Fed untuk tanda-tanda kapan bank sentral mulai mengurangi program pembelian obligasi besar-besaran. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,019 persen setelah mencapai level tertinggi 93,455 pada Senin pekan ini, sementara euro melemah 0,01 persen menjadi 1,1724 dolar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasar mencoba untuk memahami apakah perubahan arah pada Selasa ini akan berlangsung, dan jika kita memiliki peningkatan selera risiko yang berkelanjutan, dolar akan mundur lebih banyak lagi," kata Analis Pasar Senior Oanda Edward Moya.
 
Greenback menguat pada Senin bersama dengan mata uang safe-haven lainnya seperti yen dan franc Swiss, karena kekhawatiran tentang dampak dari kemungkinan gagal bayar Evergrande, membuat pasar-pasar keuangan gelisah.
 
Sementara itu, bursa saham AS atau Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB) berjuang untuk kembali bangkit dari kekalahan pada Senin waktu setempat. Namun gagal, karena indeks rata-rata Dow Jones Industrial cenderung lebih rendah untuk sebagian besar sesi dan ditutup di zona merah.
 
Indeks Dow Jones Industrial kehilangan 50,63 poin atau 0,15 persen menjadi 33.919,84. Indeks S&P 500 merosot sekitar 0,1 persen menjadi 4.354,19. Namun, Nasdaq Composite naik 0,2 persen menjadi 14.746,40 karena investor membeli beberapa saham teknologi utama seperti Apple saat harganya turun.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif