NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Ilustrasi. Foto: dok MI.

Cegah Covid-19, BTN Sesuaikan Jam Layanan Perbankan

Ekonomi btn
Ade Hapsari Lestarini • 24 Maret 2020 13:00
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memaksimalkan aktivitas kerja dari rumah alias work from home (WFH) untuk meminimalisir penyebaran virus korona (covid-19). Opsi ini dipilih perseroan agar tetap dapat memberikan pelayanan perbankan kepada para nasabahnya.
 
Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan sejak awal Presiden Joko Widodo menginstruksikan untuk membatasi aktivitas di luar rumah, perseroan telah memberlakukan beberapa kebijakan untuk meminimalisir penyebaran covid-19.
 
Salah satu di antaranya, lanjut Pahala, perseroan memberlakukan WFH sesuai tingkat kritikalitas wilayah. Pemberlakuan tingkat kritikalitas wilayah tersebut, jelas Pahala, menyesuaikan perkembangan penyebaran covid-19 dari jumlah pasien yang dinyatakan positif oleh pemerintah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan perkembangan data penyebaran covid-19 saat ini, beberapa jaringan kantor dengan tingkat kritikalitas tinggi akan ditingkatkan presentase WFH hingga 70 persen," ujar Pahala dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Menurut Pahala, di Kantor Pusat BTN di Jakarta yang masuk dalam kawasan dengan kritikalitas tinggi misalnya, diberlakukan WFH minimal 50 persen dan maksimal 70 persen. Porsi tersebut naik dari WFH sebelumnya sebesar minimal 20 persen dan maksimal 40 persen.
 
"Pemberlakuan ini juga telah menyesuaikan imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi kegiatan perkantoran hingga batas minimal. Keputusan WFH harus diambil walaupun berat. Namun untuk kondisi saat ini, keselamatan nasabah dan pegawai lebih penting dan menjadi prioritas," katanya.
 
Menurut dia, untuk tetap memberikan pelayanan perbankan bagi para nasabahnya, Pahala mangajak nasabah tidak harus ke kantor untuk mendapatkan layanan perbankan. Nasabah dapat menggunakan mobile banking, internet banking, ATM yang juga terhubung dengan ATM Link lebih dari 50 ribu di seluruh Indonesia.
 
"Kami harapkan nasabah dapat memanfaatkan layanan e-channels BTN yang dapat dilakukan dengan mudah tanpa nasabah harus ke kantor. Kecuali jika urgent nasabah harus ke kantor, BTN siap untuk memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur protocol layanan yang ada," jelasnya.
 
Selain meningkatkan porsi pegawai yang melakukan WFH, Pahala menyebut perseroan juga telah menyesuaikan jam operasional kerja dan layanan dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 15.00. Keputusan tersebut telah berlaku mulai Senin, 23 Maret 2020.
 
Corporate Secretary BTN Ari Kurniaman menambahkan BTN juga telah merancang dan mengimplementasikan Business Continuity Plan (BCP) terkait covid-19 untuk meminimalisir dampaknya bagi bisnis perseroan.
 
BCP berisi kriteria penentuan kritikalitas wilayah dan pemetaan jaringan kantor berdasarkan kriteria kritikalitas tersebut, pedoman prosedur mitigasi covid-19, daftar rumah sakit rujukan pemerintah, Standard Operating Procedur (SOP) penerimaan tamu, hingga penanganan pegawai suspect covid-19. BCP ini pun terus diperbarui mengikuti perkembangan terkini penyebaran covid-19, arahan pemerintah, serta regulator.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif