Chief Bancassurance Officer Manulife Indonesia Richard Ferryanto. (Foto: Metro TV)
Chief Bancassurance Officer Manulife Indonesia Richard Ferryanto. (Foto: Metro TV)

Mengenal Perbedaan Investasi dan Spekulasi

Ekonomi Manulife
Gervin Nathaniel Purba • 15 Desember 2020 16:55
Jakarta: Investasi dan spekulasi menjadi istilah umum yang sering kita dengan dalam dunia keuangan. Sebenarnya keduanya memiliki kesamaan. Namun memiliki pola yang berbeda.
 
Menurut Chief Bancassurance Officer Manulife Indonesia Richard Ferryanto, baik investasi dan spekulasi merupakan strategi yang digunakan seseorang untuk mengembangkan hartanya. Yang bikin beda ialah kegiatan untuk mengembangkan harta.
 
"Caranya berbbeda dan mungkin bertolak belakang," ujar Richard, dalam program Do It: Investasi atau Spekulasi? Metro TV, Selasa, 15 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk investasi, kita harus melakukan analisa lebih menyeluruh untuk memastikan keamanan dana yang dimiliki dan mendapatkan keuntungan sesuai profil risiko masing-masing orang. 
 
Sementara spekulasi tindakannya hampir sama. Membeli dan menjual berbagai macam instrumen, seperti saham, mata uang, komoditas, dan properti. Tujuannya untuk memperoleh keuangan, tetapi ada ketidakpastian mengenai pergerakan atau fluktuasi harga.
 
"Kalau untung ya untung. Kalau rugi memang ada kemungkinan ruginya. Itu adalah spekulasi. Jadi memang spekulasi bisa juga investasi yang tidak sesuai dengan profil risiko kita sendiri," ujar Richard.
 
Terkait spekulasi, Richard mengingatkan orang-orang yang ingin terjun untuk siap menghadapi berbagai risiko. Selama ini, banyak orang yang tidak siap meghapadinya sehingga kerap mengambil strategi yang salah dan menerapkan kerugian yang besar.
 
"Nah, jadi pertimbangan mengenai ketidakpastian harus dipahami dengan pemahaman yang baik, sehingga kita bisa berinvestasi dengan baik. Jadi kesannya tidak spekulasi," ujarya.
 
Sebelum mengambil langkah lebih jauh, Richard menyarankan sebaiknya kebutuhan dasar dipenuhi dulu. Terutama yang sudah berkeluarga. 

Proteksi Diutamakan


Yang menjadi pertanyaan apa investasi yang tepat saat pandemi covid-19. Menurut Richard, kebutuhan proteksi, yakni asuransi, wajib didahulukan pada masa pandemi. Proteksi menjadi penting untuk menutupi berbagai biaya akibat risiko yang menimpa secara tidak terduga.
 
"Meskipin tida ada pandemi, kita tidak pernah tahu risiko apa yang akan menimpa kita. Baik itu risiko kecelakaan atau sakit. (Jika terjadi), akan menggerus apapun investasi yang kita miliki, baik investasi dan spekulasi," kata Richard.
 


 
 
(ROS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif