Ilustrasi Bank Indonesia - - Foto: dok MI
Ilustrasi Bank Indonesia - - Foto: dok MI

Tiga Pilar Kebijakan BI Dorong UMKM Naik Kelas

Ekonomi Bank Indonesia UMKM pandemi covid-19
Husen Miftahudin • 08 Oktober 2020 12:10
Jakarta: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni Primanto Joewono mengatakan bank sentral menyiapkan tiga pilar kebijakan agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) naik kelas. Kebijakan tersebut mengarahkan UMKM sebagai kekuatan baru dalam perekonomian nasional serta merespons permasalahan yang timbul akibat pandemi covid-19.
 
"Pertama strategi korporatisasi, yaitu penguatan kelembagaan bagi para pelaku UMKM. Kedua strategi kapasitas untuk mendorong peningkatan kualitas UMKM. Terakhir strategi pembiayaan yang dilakukan untuk memperluas alternatif sumber permodalan UMKM," ujar Doni dalam rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri 2 secara virtual, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Ketiga pilar ini penting di tengah meluasnya penyebaran dampak pandemi covid-19 di Indonesia. Pasalnya, covid-19 berimbas terhadap perlambatan ekonomi nasional akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah, sehingga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat dan menurunnya pertumbuhan ekonomi domestik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pandemi ini bahkan telah mendisrupsi kinerja UMKM. Berdasarkan survei Bank Indonesia yang dilakukan kepada UMKM binaan, terdapat sekitar 72,6 persen pelaku UMKM yang mengalami penurunan kinerja sebagai dampak dari penurunan omzet hingga terhambatnya penyaluran modal.
 
"Meskipun demikian beberapa UMKM mengambil langkah sebaliknya, yakni melakukan inovasi penambahan saluran pemasaran termasuk melalui media digital," ungkapnya.
 
Doni bilang, pandemi covid-19 justru menjadi katalisator dalam proses adopsi teknologi di masyarakat. Pembatasan aktivitas fisik menjadi kebiasaan baru di tengah berbagai kegiatan membuat penggunaan teknologi digital menjadi salah satu alternatif yang dapat mengatasi kesulitan dalam melakukan berbagai macam aktivitas ekonomi.
 
Fasilitase-commercedan digital payment di masa pandemi membuat transaksi ritel berbasis digital mengalami lonjakan signifikan. Untuk itu, sangat relevan bagi UMKM untuk menyesuaikan model bisnis konvensionalnya ke arah digitalisasi dengan memanfaatkan platform digital yang ada.
 
"Oleh karena itu strategi pengembangan UMKM perlu dilakukan secaraend to enduntuk meningkatkan produktivitas UMKM. Langkah yang dapat dilakukan adalah meningkatkan produktivitas, di antaranya adalah penguatan manajemen, peningkatan kualitas barang, perluasan akses, dan peningkatan kapasitas," pungkas Doni.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif