Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani

Cara BRI Jaga Laba saat Pandemi

Ekonomi Perbankan bri pandemi covid-19
Annisa ayu artanti • 10 September 2021 10:38
Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pendapatan dari transaksi treasury tumbuh signifikan. Pendapatan tersebut menjadi salah satu andalan perusahaan dikala pandemi covid-19 untuk menjaga sustainabilitas laba.
 
Senior Executive Vice President Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi mengungkapkan, BRI akan terus mengoptimalkan pendapatan BRI dari transaksi treasury tersebut dengan tetap memitigasi risiko-risiko yang mungkin terjadi.
 
Apalagi, saat ini demand surat berharga masih akan tinggi karena real yield yang ditawarkan cukup atraktif serta didukung oleh likuiditas market yang cukup ample dan pertumbuhan pinjaman industri yang belum optimal.
 
"Selain melakukan diversifikasi instrumen, dalam berinvestasi di surat berharga serta mengoptimalkan capital gain, BRI juga mengukur dan menjaga sensitivitas portofolio terhadap pergerakan pasar, khususnya dengan adanya isu tapering off oleh The Fed," kata Achmad dalam keterangan tertulis, Jumat, 10 September 2021.
 
Lalu dari sisi forex, Achmad mengatakan, peningkatan keuntungan spot dan derivatif dapat dicapai melalui peningkatan volume transaksi baik segmen korporasi maupun ritel serta variasi produk yang ditawarkan, seperti plain vanilla product ataupun structured product.
 
"Tentunya semua hal yang kami upayakan di sisi surat berharga dan forex tersebut bersamaan dengan perluasan basis nasabah ritel, korporasi, dan lembaga keuangan yang kami lakukan," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam laporan keuangan semester I-2021, BRI mencatatkan pertumbuhan fee dan other operating Income sebesar 18.9 persen secara tahunan (year on year/YoY).
 
Pencapaian tersebut salah satunya dikontribusikan oleh pendapatan transaksi treasury yang tumbuh 102,95 persen YoY dari Rp1,28 triliun menjadi Rp2,61 triliun.
 
Pertumbuhan tersebut berasal dari peningkatan pendapatan dari penjualan surat berharga (capital gain) sebesar 66,6 persen dan pendapatan spot dan derivative sebesar 271,4 persen.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif