Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma

IHSG Sepekan Naik 0,17% ke Level 5.112

Ekonomi IHSG Berita Menarik Ekonomi Sepekan
Angga Bratadharma • 24 Oktober 2020 11:02
Jakarta: Dalam sepekan pasar modal Indonesia mencatatkan pergerakan data perdagangan yang variatif dan ditutup pada zona positif. Peningkatan tertinggi selama sepekan ini terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang naik sebanyak 0,17 persen ke level 5.112,188 dari posisi 5.103,414 pada penutupan pekan yang lalu.
 
Kemudian kenaikan juga terjadi pada kapitalisasi pasar sebesar 0,13 persen menjadi Rp5.943,032 triliun dari Rp5.935,388 triliun pada minggu lalu. Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian bursa mengalami perubahan 1,10 persen menjadi Rp9,021 triliun dari Rp9,121 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
 
Rata-rata volume transaksi harian turut berubah 0,02 persen menjadi 12,162 miliar saham dari 12,164 miliar saham sepekan yang lalu. Lalu, rata-rata frekuensi harian selama sepekan mengalami perubahan 9,28 persen menjadi 706,677 ribu kali transaksi dari 778,929 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp45,69 miliar, sedangkan sepanjang 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp47,535 triliun," ungkap Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 24 Oktober 2020.
 
Selama periode 19-23 Oktober 2020, terdapat pencatatan dua obligasi dan satu sukuk mudharabah. Obligasi Berkelanjutan I Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Indonesia Infrastructure Finance mulai dicatatkan di BEI pada Kamis, 22 Oktober, dengan nilai nominal Rp1,5 triliun.
 
Pada hari berikutnya, Jumat, 23 Oktober, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Bussan Auto Finance (BAFI) mulai dicatatkan di BEI. Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap II Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Sinas Mas Agro Resources and Technology Tbk juga mulai dicatatkan di BEI.
 
Dengan ketiga pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2020 adalah 88 emisi dari 55 emiten senilai Rp71,01 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 464 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp439,73 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 emiten.
 
"Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 117 seri dengan nilai nominal Rp3.545,35 triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp7,28 triliun," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif