Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Harga Emas Antam Kembali Pudar Jadi Rp966 Ribu/Gram

Ekonomi Harga Emas emas Antam
Angga Bratadharma • 11 Mei 2022 09:51
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu terpantau di level Rp966 ribu per gram atau kembali melemah sebesar Rp4 ribu ketimbang hari sebelumnya di level Rp970 ribu per gram. Ini hari ketiga untuk logam mulia tertekan di tengah ketidakpastian yang salah satunya kian memanasnya tensi geopolitik.
 
Mengutip laman Logam Mulia Antam, Rabu, 11 Mei 2022, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,8 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp2,8 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp4,6 juta.
 
Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp9,2 juta. Kemudian untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp22 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp45 juta.
 
Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp91 juta. Pembelian emas dengan ukuran 250 gram harganya sebesar Rp227 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 500 gram, harganya Rp455 juta. Sementara itu, pembelian emas dengan ukuran 1.000 gram, harganya Rp910 juta.
 
Sementara itu, harga emas berjangka kembali merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah dolar AS mencapai level tertinggi baru 20 tahun. Sentimen penghindaran risiko yang sebagian berasal dari kekhawatiran atas kemampuan Federal Reserve (Fed) untuk memerangi inflasi yang tinggi mendorong daya tarik safe-haven greenback.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD17,6 atau 0,95 persen, menjadi USD1.841,00 per ons. Sehari sebelumnya, Senin, 9 Mei, harga emas berjangka anjlok USD24,2 atau 1,29 persen menjadi USD1.858,60, setelah meningkat USD7,1 atau 0,38 persen menjadi USD1.882,80 pada Jumat, 6 Mei.
 
Indeks dolar AS telah melonjak ke level tertinggi dalam dua dekade. Kegelisahan pasar tentang potensi perlambatan ekonomi AS telah menambah kekuatan dolar sebagai tempat yang aman. Dolar meningkat selama lima minggu berturut-turut karena imbal hasil obligasi AS telah naik di tengah ekspektasi The Fed akan agresif dalam mencoba menekan lonjakan inflasi.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif