Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Dibuka di 7.249, IHSG Pagi Mantap Berlayar di Area Hijau

Ekonomi IHSG Pasar Modal IHSG Menguat
Angga Bratadharma • 21 April 2022 09:24
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini dibuka menguat di tengah bervariasinya bursa saham Amerika Serikat (AS). Para investor mulai khawatir lantaran Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global akibat kemunculan sejumlah risiko.
 
IHSG Kamis, 21 April 2022, perdagangan pagi dibuka menguat ke posisi 7.249 dengan level tertinggi di 7.259 dan terendah di 7.245. Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 293 juta lembar saham senilai Rp315 miliar. Sebanyak 189 saham menguat, sebanyak 67 saham melemah, dan sebanyak 219 saham tidak diperdagangkan.
 
Sementara itu, Wall Street ditutup beragam pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB). Nasdaq yang sarat teknologi jatuh karena penurunan mengejutkan pelanggan Netflix membebani raksasa streaming tersebut dan perusahaan-perusahaan pertumbuhan tinggi lainnya, yang dikhawatirkan investor mungkin menghadapi masalah kinerja pascapandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 249,59 poin atau 0,71 persen, menjadi 35.160,79. Indeks S&P 500 turun 2,76 poin atau 0,06 persen, menjadi 4.459,45. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 166,59 poin atau 1,22 persen, menjadi 13.453,07.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor real estat terangkat 1,85 persen, melampaui sektor lainnya. Sementara itu, sektor jasa komunikasi anjlok 4,07 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Sebaliknya, saham unggulan Dow didorong ke penutupan lebih tinggi kedua berturut-turut oleh laporan laba positif dari raksasa konsumen Procter & Gamble dan perusahaan IT IBM Corp. Saham dua perusahaan masing-masing terdongkrak 2,7 persen dan 7,1 persen.
 
Netflix Inc terjun 35,1 persen, penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari satu dekade, setelah menyalahkan inflasi, perang Ukraina dan persaingan sengit untuk penurunan pelanggan dan memperkirakan kerugian yang lebih dalam di masa depan.
 
Efek riak dirasakan baik oleh perusahaan-perusahaan teknologi keuangan ternama dan perusahaan-perusahaan yang diuntungkan oleh tren pandemi seperti tindakan penguncian.
 
Rekan streaming lainnya Walt Disney, Roku dan Warner Bros Discovery semuanya merosot lebih dari 5,5 persen, sementara yang diuntungkan selama kebijakan tinggal di rumah Zoom Video Communications, Doordash dan Peloton Interactive melihat saham mereka turun antara 6,0 persen dan 11,3 persen.
 
Saham teknologi keuangan yang menderita termasuk PayPal Holdings Inc dan Block Inc, yang keduanya anjlok lebih dari 8,5 persen. Marqeta Inc dan SoFi Technologies Inc masing-masing tergelincir 5,6 persen dan 6,2 persen.
 
"Begitu keuntungan bergerak sejauh ini, menjadi lebih sulit untuk mendapatkan sedikit pertumbuhan berikutnya, dan lebih sulit untuk mendapatkannya di siklus akhir. Saya pikir pasar mulai memahami itu, dan perlu memahaminya seiring berjalannya waktu," kata Kepala Investasi Kekayaan Pribadi Glenmede Jason Pride.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif