Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Cara Menghindari Penipuan saat Belanja Online

Media Indonesia.com • 09 Agustus 2022 11:23
Kediri: Perubahan gaya hidup menjadi serba digital menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam beraktivitas. Sekarang setiap orang bisa berbelanja online melalui lokapasar (marketplace). Maraknya penipuan mendorong kewaspadaan ketika melakukan transaksi.
 
"Masalah umum belanja online adalah penipuan. Tidak hanya penjual, pembeli juga bisa menjadi korban," kata Relawan Mafindo, Dosen Praktisi, HR Professional, Rovien Aryunia, dilansir Mediaindonesia.com, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
Sehingga dibutuhkan kecakapan bertransaksi online. Penjual biasa tertipu karena bukti transaksi yang diterima tidak asli atau buatan. Sebaliknya, penjual terkadang melakukan penipuan dengan membawa lari uang yang ditransfer pembeli.
 
Baca juga: Ini Daftar Platform Dagang Online yang Paling Dipercaya Pengusaha UMKM

Menurut Rovien, jumlah dana dari kasus penipuan online selama 10 tahun terakhir mencapai Rp117 triliun. Ketika melakukan belanja online, pembeli disarankan mempelajari keprofesionalan lapak dan profil penjual. Pastikan penjual tidak masuk dalam blacklist.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, cek apakah harga barang yang dijual masuk akal dan lakukan survei harga sebagai perbandingan. "Baca spesifikasi barang yang akan dibeli dengan teiliti. Bila sudah sepakat, kirim jumlah uang yang disepakati atau diinformasikan penjual. Simpan berkas bukti transaksi," kata Rovien.
 
Setelah itu, pastikan selalu mengecek produk yang dikirim melalui fitur tracking. Jika sudah menerima barang, segera konfirmasi ke penjual. Jangan lupa menuliskan testimoni dengan bahasa positif dan sopan.
 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif