Mata uang rupiah. Foto : MI.
Mata uang rupiah. Foto : MI.

Rupiah Melemah 0,5 Poin

Arif Wicaksono • 21 Maret 2022 09:39
Jakarta: Mata uang rupiah melemah pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang rupiah melemah tipis setelah merespons sinyal kenaikan mata uang dolar AS (USD), di tengah mulai menurunnya selera investor terhadap aset safe haven.
 
Dikutip Senin, 21 Maret 2022, Bloomberg melansir mata uang rupiah berada pada level Rp14.340 per USD atau melemah 0,5 poin. Sementara Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah stagnan ke level Rp14.335 per USD.
 
Indeks dolar, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang perdagangan lainnya, turun 0,5 persen pada 97,980 dan mencapai level terendah dalam seminggu. Indeks tetap naik 2,4 persen untuk sejauh tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


USD jatuh mencapai level terendah dalam sepekan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Hal ini karena investor mencerna prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) sehari setelah bank sentral menaikkan suku bunga sesuai perkiraan. Sementara euro naik saat investor mengawasi pembicaraan Rusia-Ukraina.
 
Kebijakan moneter The Fed berubah hawkish dengan kenaikan suku bunga seperempat poin pada Rabu, 16 Maret 2022, dan proyeksi suku bunga dana federal akan mencapai kisaran 1,75 persen hingga 2,00 persen pada akhir 2022 dan 2,8 persen tahun depan. Tetapi bank sentral tidak memberikan kejutan lebih keras yang mungkin diharapkan beberapa investor.
 
Sementara itu, dikutip dari Investing.com, Senin, 21 Maret 2022, harga emas dunia dalam acuan XAU/USD melemah 0,08 persen atau 1,60 poin ke level USD1.919 per ons. Dalam setahun, harga emas sudah naik 10,12 persen. Kepala Strategi Pasar Capital.com David Jones melihat momentum yang didorong oleh invasi dan kemarahan spekulatif (untuk emas) secara besar-besaran mendingin selama 10 hari terakhir.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif