NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani

IHSG Perdagangan Pagi Terseret di Zona Merah

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 19 Maret 2020 09:25
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis pagi terlihat bergerak di zona merah. IHSG masih kesulitan keluar dari area pelemahan seiring ambruknya bursa saham global akibat adanya katalis negatif berupa penyebaran virus korona yang perlu ditekan sedemikian rupa.
 
IHSG Kamis pagi, 19 Maret 2020, dibuka tertekan sebanyak 191,23 poin atau setara 4,4 persen ke level 4.139. Sedangkan LQ45 melemah sebanyak 40,07 poin atau setara 6,1 persen ke level 615 dan JII tertekan sebanyak 28,58 poin atau setara 6,6 persen ke posisi 405.
 
Pagi ini seluruh sektor serentak berbaris di area merah. Sektor konsumer melemah sebanyak 78,02 poin, sektor manufaktur turun sebanyak 51,26 poin, sektor infrastruktur melemah sebanyak 40,11 poin, dan sektor perdagangan turun 9,67 poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 476 juta lembar saham senilai Rp810 miliar. Sebanyak 44 saham menanjak, sebanyak 273 saham melemah, sebbanyak 61 saham tidak berubah, dan sebanyak 421 saham tidak mengalami perdagangan.
 
Di sisi lain, Wall Street mengakhiri sesi bergejolak pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB) dengan penurunan tajam. Kondisi itu terjadi ketika penjualan yang panik berlanjut di pasar saham Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketakutan akan covid-19.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 1.338,46 poin atau 6,30 persen menjadi 19.898,92, menandai penutupan pertama di bawah 20.000 sejak Februari 2017. Indeks 30-saham unnggulan terpangkas lebih dari 2.300 poin pada posisi terendah sesi.
 
Indeks S&P 500 jatuh 131,09 poin atau 5,18 persen menjadi 2.398,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq juga merosot 344,94 poin atau 4,70 persen menjadi 6.989,84 poin. Saham raksasa energi AS Chevron terperosok sekitar 22 persen, memimpin penurunan Dow. Diikuti oleh saham Boeing yang merosot 17,9 persen, menyeret pasar jauh lebih rendah.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor energi terpuruk 14,28 persen, mewakili kelompok berkinerja terburuk. S&P 500 jatuh tujuh persen pada sore hari, memicu pemutus sirkuit utama yang menghentikan perdagangan selama 15 menit. Ini adalah kedua kali minggu ini bahwa pemutus sirkuit terjadi dan keempat kalinya sejak minggu lalu.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif