Ilustrasi. FOTO: MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: MI/PANCA SYURKANI

Pekan Pertama Maret, IHSG Ditutup Naik 0,84%

Ekonomi ihsg Berita Menarik Ekonomi Sepekan
Angga Bratadharma • 07 Maret 2020 09:28
Jakarta: Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan pertama Maret ditutup positif dibandingkan pekan lalu. Hal tersebut terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai kapitalisasi pasar yang keduanya ditutup meningkat sebanyak 0,84 persen.
 
"Untuk IHSG meningkat menjadi 5.498,540 dari 5.452,704 dan untuk nilai kapitalisasi pasar berada pada posisi Rp6.356,910 triliun dari Rp6.304,025 trilun pada perdagangan pekan lalu," sebut Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 7 Maret 2020.
 
Kemudian untuk data rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat sebanyak 12,26 persen atau sebesar 482.673 ribu kali dari 429.943 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya. Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 14,03 persen menjadi sebesar 5.897 miliar unit saham dari 6.860 miliar unit saham pada penutupan pekan lalu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 0,93 persen yaitu sebesar Rp7,002 triliun dari Rp7,068 triliun pada pekan sebelumnya," ucapnya.
 
Investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,310 triliun. Sedangkan sepanjang 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp6,483 triliun. Sementara total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2020 adalah sembilan emisi dari delapan perusahaan tercatat senilai Rp13,07 triliun.
 
Dengan pencatatan ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 427 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp446,15 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 perusahaan tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp2.825,93 triliun dan USD400 juta.
 
"Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp10,21 triliun," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif