Ilustrasi Bank Mandiri salurkan bansos - - Foto: dok MI
Ilustrasi Bank Mandiri salurkan bansos - - Foto: dok MI

Bank Mandiri Segera Salurkan Bansos Pemerintah Rp18,6 Triliun Tahun Ini

Ekonomi bank mandiri bansos Himbara Bantuan Langsung Tunai
Antara • 13 Januari 2021 16:20
Jakarta: Bank Mandiri siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) pemerintah senilai Rp18,6 triliun untuk 2021. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan 2020 yang mencapai Rp13,5 triliun.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan bansos yang disalurkan terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 2,1 juta penerima dan program sembako sekitar 4,3 juta penerima.
 
"Pada 2020, Bank Mandiri menyalurkan bansos pemerintah senilai Rp13,5 triliun melalui program sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), PKH dan program bantuan sosial tunai," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 13 Januari 2021.
 
Bank Mandiri juga menyiapkan alat pembayaran nontunai dalam penyaluran bantuan sosial program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) serta insentif bagi pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dari Kementerian Sosial. Tujuannya, agar bantuan sosial ini dapat memberikan manfaat yang optimal kepada penerima serta para pendamping Rehabilitasi Sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kerja sama ini dilakukan setelah Kementerian Sosial memutuskan untuk menyalurkan bantuan sosial program Atensi secara langsung serta memberikan insentif kepada para pendamping.

 
Adapun alokasi anggaran program Atensi tahun ini mencapai Rp340,8 miliar yang akan diberikan kepada 142 ribu peserta. Untuk itu, Bank Mandiri akan menyiapkan Kartu Atensi bagi para penerima program yang dapat digunakan untuk mendapatkan pelatihan dan pembekalan di berbagai balai, loka di seluruh Indonesia.
 
Selain itu, kartu anggota co-branding Mandiri Debit bagi sekitar 3.500 pendamping Rehsos untuk mengakses insentif yang diterima sebesar Rp3 juta pendamping/bulan.
 
"Kami berkomitmen kuat untuk mendukung program Atensi karena kami menyadari betapa mulianya program ini bagi anggota masyarakat dengan stigma. Dengan program ini, mereka diberi kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak," pungkas rohan Rohan.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif