Ilustrasi. Foto: Grafis Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Grafis Medcom.id

Alasan 13 MI Tersangka Kasus Jiwasraya Masih Beroperasi

Ekonomi Jiwasraya
Anggi Tondi Martaon • 29 Juni 2020 17:45
Jakarta: Jaksa Agung TB Burhanuddin menyampaikan alasan 13 perusahaan Manajer Investasi (MI) masih tetap beroperasi meski berstatus tersangka kasus PT Jiwasraya (Persero). Pengusutan kasus tidak otomatis menghentikan aktivitas 13 korporasi tersebut.
 
"Yang 13 (MI) tak ada hubungannya (dengan kasus Jiwasraya) tetap berjalan," kata Burhanuddin usai mengikuti rapat kerja (raker) bersama Komisi III di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.
 
Burhanuddin menuturkan yang dihentikan hanya aliran dana yang berkaitan dengan Jiwasraya. Sedangkan yang tidak berkaitan bisa tetap berjalan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini kan cuma yang ada hubungannya dengan Jiwasraya. Yang lainnya enggak, harus tetap (jalan)," ujar dia.
 
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut 13 korporasi sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Adapun ke-13 korporasi itu merupakan perusahaan Manajer Investasi (MI).
 
Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan ke-13 MI itu saat ini masih beroperasi. Hal tersebut lantaran belum adanya perintah penghentian operasional oleh Kejagung.
 
"Sampai saat ini 13 MI tersebut masih beroperasi seperti biasa karena belum ada pembatasan dari Kejagung," ujar Anto, dalam keterangan tertulis belum lama ini.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif