Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Nilai Transaksi Harian BEI Naik 10,34% dalam Sepekan

Ekonomi ihsg Berita Menarik Ekonomi Sepekan
Angga Bratadharma • 16 Mei 2020 09:28
Jakarta: Rata-rata nilai transaksi harian PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan, 11-15 Mei 2020, meningkat menjadi sebesar Rp6,401 triliun atau naik 10,34 persen dibandingkan pekan sebelumnya di Rp5,801 triliun. Penguatan terjadi di tengah pandemi covid-19 di Tanah Air.
 
Peningkatan juga terjadi pada data rata-rata frekuensi transaksi harian sebanyak 5,21 persen atau 529.395 ribu kali transaksi dibandingkan pekan sebelumnya sebesar 503.202 ribu kali transaksi. Sementara itu, data rata-rata volume transaksi harian bursa turun sebesar 7,46 persen.
 
"Atau berada pada posisi 5,951 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu sebesar 6,431 miliar unit saham," kata Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Sabtu, 15 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai kapitalisasi pasar selama sepekan merosot 1,95 persen. Untuk IHSG berada pada level 4.507,607 dibandingkan pada pekan sebelumnya di 4.597,430. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar melemah menjadi Rp5.212,719 triliun dari Rp5.316,527 triliun pada pekan lalu.
 
"Investor asing terpantau mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,094 triliun, sedangkan sepanjang 2020 (hingga pertengahan Mei 2020), jual bersih asing tercatat sebesar Rp24,919 triliun," ucapnya.
 
Di sisi lain, obligasi berkelanjutan II Bank Mandiri Tahap I Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) resmi dicatatkan di BEI pada Rabu, 13 Mei, dengan nilai nominal sebesar Rp1 triliun. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan hasil pemeringkatan untuk obligasi ini adalah idAAA (Triple A, Stable Outlook).
 
Pada hari berikutnya, tepatnya Kamis, 14 Mei, obligasi berkelanjutan IV Pegadaian Tahap I Tahun 2020 (Obligasi Tahap I) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap I Tahun 2020 (Sukuk Mudharabah Tahap I) yang diterbitkan oleh PT Pegadaian (Persero) resmi dicatatkan di BEI.
 
Obligasi tersebut dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp400 miliar. Sedangkan untuk Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan nilai Rp100 miliar. Pefindo menetapkan hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap I adalah idAAA dan Sukuk Mudharabah Tahap I adalah idAAA(sy). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.
 
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2020 adalah 26 emisi dari 21 perusahaan tercatat senilai Rp24,06 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 431 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp437,16 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 116 perusahaan tercatat.
 
"Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 99 seri dengan nilai nominal Rp3.028,99 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp9,20 triliun," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif