Ilustrasi investor pasar modal Indonesia - - Foto: MI/ Ramdani
Ilustrasi investor pasar modal Indonesia - - Foto: MI/ Ramdani

Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Belum Mampu Dongkrak Pasar

Ekonomi Pasar Saham Pasar Keuangan Vaksinasi covid-19 Vaksinasi Mandiri
Annisa ayu artanti • 18 Mei 2021 17:39
Jakarta: Pelaksanaan vaksinasi gotong royong yang dilakukan oleh perusahaan swasta hari ini belum direspons pasar. Pelaku pasar masih fokus mengamati potensi peningkatan kasus covid-19 yang bisa terjadi usai libur Lebaran dan lonjakan kasus di beberapa negara.
 
"Vaksinasi gotong royong nampaknya belum terlalu direspons," kata Analis Phillip Sekuritas Anugerah Zamzami Nasr kepada Medcom.id, Selasa, 18 Mei 2021.
 
Ia menyebut beberapa negara yang mengalami lonjakan kasus di antaranya Taiwan, Singapura, Jepang, India, dan Thailand. Lonjakan kasus tersebut berpotensi diterapkan kembalinya pembatasan wilayah atau lockdown.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data RTI, saham-saham emiten yang melakukan vaksinasi gotong royong tidak terlalu merespons upaya positif penanganan pandemi covid-19 tersebut. Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) justru melemah 0,45 persen, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) juga melemah 3,04 persen.
 
Kemudian PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) terkoreksi 0,79 persen, PT Astra International Tbk (ASII) melemah 0,48 persen, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melemah 1,61 persen. Sementara saham Sinar Mas Agro Recources and Tech Tbk (SMAR) menguat 5,02 persen.
 
Pada penutupan perdagangan hari ini IHSG berada di level 5.834,39 atau menguat tipis 0,1 persen. Total volume transaksi bursa hari ini mencapai 18,2 miliar sama dengan nilai transaksi Rp10,42 triliun.
 
"Hari ini IHSG recover loss-nya di sesi dua, sehingga ditutup flat +0,01 persen. Saham-saham pendorong IHSG antara lain PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)," jelasnya.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif