Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto : Medcom.
Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto : Medcom.

BI Dorong Pesantren Genjot Pengembangan Ekonomi Syariah Inklusif

Ekonomi pesantren Bank Indonesia ekonomi syariah
Husen Miftahudin • 22 Oktober 2020 13:30
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mendorong pesantren untuk menggerakkan ekonomi syariah secara inklusif guna mewujudkan Indonesia Maju. Pengembangan ekonomi syariah inklusif oleh pesantren merupakan transformasi ekonomi yang diharapkan dapat memperkuat struktur perekonomian nasional.
 
"Melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, mari kita dorong bersama peran pesantren sebagai pusat ngaji fiqih dan pusat kegiatan ekonomi ngaji sugih sehingga terwujud kemandirian di pesantren," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Hari Santri 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Menurutnya, peningkatan potensi pesantren dapat menjadi momentum untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Lebih dari itu, peran pesantren juga bisa berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional di tengah melambatnya perekonomian domestik akibat meluasnya dampak pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perry bilang pengembangan ekonomi syariah dan penguatan sektor-sektor unggulan bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Bahkan, pengembangan ekonomi syariah dapat mendorong terwujudnya perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.
 
"Hal ini dilakukan melalui peningkatan peran usaha syariah dalam mata rantai halal end to end atau halal value chain, serta pengembangan sosial syariah sebagai alternatif dan model bisnis sumber pembiayaan ekonomi secara inklusif," ungkap dia.
 
Pengembangan ekonomi syariah melalui peningkatan peran dan potensi pesantren harus bersifat komprehensif dengan sudut pandang inklusif. Upaya ini dilakukan tidak hanya terfokus pada sisi keuangan, namun juga usaha syariah pada sektor riil untuk memberikan dampak yang lebih signifikan.
 
Oleh karenanya, Perry menekankan perlunya kolaborasi, sinergi, dan koordinasi semua pihak dan mitra strategis dalam pengembangan ekonomi syariah secara nasional. Dengan begitu, berbagai program pengembangan ekonomi syariah dapat dilakukan secara simultan dan akseleratif.
 
"Ini juga sejalan dengan arahan Wakil Presiden yang tiada henti-hentinya mengajak kita semua untuk berjamaah untuk memacu ekonomi keuangan syariah secara inklusif menjadi kekuatan baru ekonomi Indonesia," tegas Perry.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif