Kurs rupiah diramal akan menguat. Foto: Dok.MI
Kurs rupiah diramal akan menguat. Foto: Dok.MI

Pekan Depan, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Makin Menguat

Ekonomi Kurs Rupiah pandemi covid-19
Despian Nurhidayat • 29 November 2020 16:17
Jakarta: Nilai tukar rupiah terus mengalami penguatan. Kondisi itu dipengaruhi berbagai sentiment domestik dan eksternal. Adapun pada Jumat pekan ini, rupiah ditutup menguat 0,07 persen atau 10 poin atau ke posisi Rp14.090 per USD. Sedangkan pada Kamis, rupiah bertengger di level Rp14.100 per USD.
 
Isu vaksin covid-19 masih menjadi sentimen positif untuk aset berisiko. Apalagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi bahwa distribusi vaksin mulai dilakukan pada awal Desember.
 
"Ini bisa menjadi sentimen positif untuk aset berisiko dan rupiah di awal pekan depan. Saya perkirakan rupiah di kisaran Rp13.950-Rp14.200 per USD," ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra dikutip dari MediaIndonesia.com, Minggu, 29 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Ariston menilai aliran modal ke aset berisiko terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ini menyusul keberhasilan uji coba sejumlah vaksin. Kekhawatiran pasar terhadap pandemi covid-19 juga mulai mereda.
 
Pasar domestik dan global melihat adanya prospek pemulihan ekonomi. "Sehingga, sebagian pelaku pasar sudah mulai masuk ke aset berisiko, termasuk aset rupiah," imbuhnya.
 
Apabila pandemi covid-19 menunjukkan sinyal berakhir dan ekonomi semakin membaik, maka potensi penguatan rupiah kian terbuka lebar.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif