Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Awali Pekan, IHSG Perdagangan Pagi Menghijau

Ekonomi IHSG IHSG Menguat
Angga Bratadharma • 18 Oktober 2021 09:42
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi di awal pekan terpantau dibuka di zona hijau di tengah investor asing terus masuk ke pasar modal domestik. Sejauh ini, window dressing dan lonjakan harga komoditas membuat indeks acuan saham di Tanah Air terus mendapat sentimen positif.
 
IHSG Senin, 18 Oktober 2021, perdagangan pagi dibuka di level 6.649 dengan level tertinggi di posisi 6.669 dan level terendah di 6.648. Sebanyak 237 saham terpantau menguat, sebanyak 60 saham terlihat melemah, dan sebanyak 237 saham tidak mengalami perdagangan. Sedangkan volume perdagangan tercatat 1,008 miliar lembar saham senilai Rp460 miliar.
 
Di sisi lain, Samuel Research Team memperkirakan IHSG bergerak labil pada perdagangan di sepanjang hari ini. Kondisi tersebut patut diwaspadai oleh para investor dan harus berhati-hati agar tidak mengalami kerugian dan di sisi lain bisa mengamankan keuntungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, seiring dengan munculnya sentimen yang berbeda dari bursa global dan regional," ungkap Samuel Research Team, dalam riset hariannya.
 
Pada penutupan pekan lalu, pasar AS bergerak menguat. Index Dow Jones naik 1,09 persen, S&P 500 menguat 0,75 persen, dan Nasdaq menguat 0,50 persen. Isu yang kemungkinan menjadi perhatian pelaku pasar pekan ini antara lain rilis data produksi industri AS, building permits, dan pembangunan rumah baru AS, dan rilis Beige Book dari The Fed.
 
"Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun naik ke level 1,59 persen, sedangkan USD indeks datar di level 93.9," ungkap Samuel Research Team
 
Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi Jumat lalu; minyak WTI datar di level USD81,7 per barel, Brent menguat satu persen ke level USD84,8 per barel. Harga batu bara melemah 2,04 persen ke level USD240 per ton, nikel menguat 2,8 persen ke level USD19,912 per ton, dan CPO datar di level MYR5,160 per ton.
 
Bursa Asia ditutup menguat pada Jumat, 15 Oktober. Kospi naik 0,9 persen dan Nikkei menguat 1,8 persen. Hang Seng menguat 1,3 persen dan Shanghai juga menguat 0,4 persen. Indeks EIDO ditutup menguat 0,41 persen, sementara IHSG ditutup menguat 0,11 persen pada perdagangan Jumat lalu ke level 6.633.
 
"Dengan net buy asing sebesar Rp664,6 miliar di pasar regular dan Rp837 miliar di pasar negosiasi," pungkasnya.
 
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif