Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma

Sentimen Domestik Diyakini Buat IHSG Kembali 'Berlari'

Ekonomi IHSG
Angga Bratadharma • 15 Oktober 2020 09:51
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan. Sedangkan pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah dengan DJIA minus 0,58 persen ke level 28,514, S&P500 turun 0,66 persen, dan Nasdaq melemah sebanyak 0,8 persen.
 
"Kami memperkirakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan seiring kuatnya sentimen positif dari domestik," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Hari ini akan ada rilis data neraca perdagangan Indonesia per September 2020 yang menurut konsensus akan surplus USD2,08 miliar atau lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya yang surplus USD2,3 miliar. Ekspor diperkirakan melemah 7,5 persen (Agustus 2020 turun 8,4 persen) dengan impor minus 25,0 persen (Agustus 2020 turun 24,2 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selain rilis data ekonomi, berita pembentukan holding baterai listrik dari Kementerian BUMN turut mendorong kenaikan emiten metal mining serta beberapa bank BUMN seiring ditandatanganinya pembentukan bank syariah," ungkapnya.
 
Sementara itu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan target untuk meloloskan stimulus sebelum pemilu presiden akan cukup sulit. Hal tersebut akibat masih belum ada titik tengah antara angka yang diajukan partai Demokrat dan Republik. Harga minyak WTI berada pada level USD41,1 per barel dengan Brent USD43,4 per barel dan emas USD1,903 per ons.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan terjadi karena para investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus korona AS menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada November.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,81 poin atau 0,58 persen menjadi 28.514,00. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 23,26 poin atau 0,66 persen menjadi 3.488,67. Indeks Komposit Nasdaq merosot 95,17 poin atau 0,80 persen menjadi 11.768,73.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor kebijakan konsumen turun sebanyak 1,43 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Sedangkan industrial ditutup naik 0,54 persen, kelompok dengan kinerja terbaik.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram. Sedangkan investor terus mencari petunjuk tentang stimulus baru covid-19.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif