Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Tips Terhindar Jebakan Pinjaman Online Ilegal

Ekonomi ojk
Husen Miftahudin • 23 Mei 2020 10:00
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk cermat dan teliti sebelum meminjam di aplikasi pinjaman online. Sebab seringkali aplikasi pinjaman online ilegal menjebak calon nasabah dengan bujuk rayunya untuk menggunakan aplikasi tersebut.
 
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengakui masih banyak pinjaman online ilegal yang beroperasi di tengah pandemi virus korona (covid-19). Padahal, masyarakat saat ini juga tengah mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi.
 
Kegiatan pinjaman online ilegal ini sangat merugikan masyarakat lantaran mengenakan bunga dan fee yang tinggi, jangka waktu pinjaman singkat, dan diduga melakukan penyebaran data pribadi. Selain itu, mereka juga melakukan intimidasi pada saat peminjam tidak dapat mengembalikan pinjaman tepat waktu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Satgas Waspada Investasi secara berlanjut terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak dirugikan oleh pinjaman ilegal," ujar Tongam, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Sabtu, 23 Mei 2020.
 
Untuk itu Tongam memberikan tips kepada calon nasabah pinjaman online agar terhindar dari jebakan aplikasi pinjaman online ilegal. Pertama, pinjamlah pada perusahaan pinjaman online yang terdaftar atau berizin dari OJK yang saat ini berjumlah 161 perusahaan. Daftarnya bisa dilihat di laman ojk.go.id.
 
Kedua, pinjamlah uang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayar. "Jangan meminjam dengan cara gali lubang tutup lubang, karena akan menambah beban pembayaran utang," tukasnya.
 
Ketiga, sedapat mungkin pinjaman digunakan untuk kebutuhan yang produktif, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga. Keempat, sebelum meminjam, pahami risiko dan kewajibannya. Jangan menyesal setelah meminjam, dan bayarlah sesuai waktu perjanjiannya.
 
"Sejak 2018 sampai saat ini, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan 2.536 pinjaman online ilegal," tutur Tongam.
 
Jika menemukan tawaran pinjaman online yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif