Ilustrasi. AFP PHOTO/ROMEO GACAD
Ilustrasi. AFP PHOTO/ROMEO GACAD

Lagi, Rupiah Hantam Dolar AS

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 12 November 2020 09:28
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terlihat menguat ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp14.085 per USD. Mata uang Garuda untuk kesekian kalinya berhasil meredam keperkasaan mata uang Paman Sam di tengah berita positif kandidat vaksin covid-19.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 12 November 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi menguat ke posisi Rp14.080 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.080 hingga Rp14.120 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.938 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), di tengah momentum melemahnya euro. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,32 persen menjadi 93,0452.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1773 dari USD1,1813 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3210 dari USD1,3253 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7274 dari USD0,7281.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 105,45 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 105,28 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9172 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9150 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3070 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3020 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu terjadi karena saham teknologi mencoba untuk pulih dari kemunduran baru-baru ini, di tengah berita tentang adanya vaksin covid-19.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 23,29 poin atau 0,08 persen menjadi 29.397,63. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 27,13 poin atau 0,77 persen, menjadi 3.572,66. Kemudian indeks Komposit Nasdaq melonjak 232,57 poin atau 2,01 persen menjadi 11.786,43.
 
Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 maju, dengan sektor teknologi ditutup 2,41 persen. Sedangkan sektor material tergelincir 1,37 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Sektor teknologi telah menderita kerugian besar selama dua sesi terakhir, karena adanya berita vaksin yang menjanjikan.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan enam dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif