Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : AFP.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : AFP.

Menkeu: Industri Keuangan Syariah Harus Berkembang Meski Dihantam Covid-19

Ekonomi Sri Mulyani ekonomi syariah covid-19
Eko Nordiansyah • 21 September 2020 12:54
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap pertumbuhan industri dan keuangan syariah di Indonesia terus berkembang. Meskipun tahun ini akan menjadi sulit bagi industri keuangan termasuk syariah karena pandemi covid-19.
 
"Saat ini waktu terjadi covid, seluruh industri keuangan termasuk perbankan dan perbankan syariah melakukan perubahan dalam rencana pertumbuhan mereka diakibatkan risiko akibat covid-19," kata dia dalam Forum Riset Ekonomi Keuangan Syariah (FREKS) 2020 di Jakarta, Senin, 21 September 2020.
 
Menurut Sri Mulyani, industri keuangan syariah mengalami pertumbuhan yang cukup baik sebelum terjadi pandemi. Bahkan ia mencatat pertumbuhannya bisa mencapai double digit, dengan peningkatan dari sisi market share-nya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebelum terjadinya covid ini perbankan syariah di Indonesia telah membukukan kinerja yang cukup baik. Pertumbuhannya mengalami double digit pada 2019, yaitu sebelum terjadinya covid-19 dengan market share yaitu di atas lima persen," jelas dia
 
Sri Mulyani berharap industri dan keuangan syariah di Indonesia akan terus berkembang sesuai aspirasi masyarakat. Terlebih Indonesia merupakan salah satu negara dengan mayoritas penduduk muslim sehingga bisa menjadi peluang yang cukup besar.
 
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset perbankan syariah hingga Juli 2020 adalah sebesar Rp542,83 triliun dengan market share 6,11 persen. Sementara secara total, aset keuangan syariah di Indonesia sampai Juli 2020 tercatat adalah sebesar Rp1.639,08 triliun.
 
Total aset yang terdiri dari perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal, tidak termasuk saham syariah ini memiliki market share sebesar 9,68 persen. Adapun kapitalisasi saham syariah adalah Rp3.013,15 triliun sampai dengan Juli 2020.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif