Ilustrasi. Foto: AFP/Ina Fassbender.
Ilustrasi. Foto: AFP/Ina Fassbender.

Gara-gara Omicron, Mayoritas Aset Kripto Terperosok Hari Ini

Ekonomi Bitcoin cryptocurrency Mata Uang Digital Aset Kripto Omicron
Husen Miftahudin • 02 Desember 2021 18:10
Jakarta: Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan sejumlah aset kripto seperti bitcoin dan ethereum yang berkapitalisasi pasar besar (big cap) terpantau cenderung beragam, dengan mayoritas terkoreksi pada perdagangan hari ini.
 
"Ini karena pelaku pasar cenderung memasang sikap wait and see sembari memantau perkembangan terbaru dari varian covid-19 omicron dan pencalonan dewan gubernur Federal Reserve di AS," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 Desember 2021.
 
Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan (Afsel) pada pekan lalu dan telah dilaporkan terjadi setidaknya di 23 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO pun telah memasukan varian Omicron ke dalam Variant of Concern (VOC).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Gedung Putih dilaporkan telah memulai wawancara dengan kandidat yang mungkin untuk mengisi kursi kosong di Dewan Gubernur Federal Reserve pada 2022.
 
Presiden AS Joe Biden saat ini sedang mempertimbangkan kandidat yang memenuhi syarat, termasuk Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic, mantan direktur Biro Perlindungan Keuangan Konsumen Richard Cordray, dan profesor hukum Universitas Duke Sarah Bloom Raskin untuk mengambil posisi dari Anggota Dewan Fed yang pergi pada awal 2022.
 
"Orang lain yang sedang dipertimbangkan dilaporkan termasuk mantan pejabat Departemen Keuangan di bawah Presiden Barack Obama, Karen Dynan. Serta Valerie Wilson, Direktur Program Ras, Etnisitas, dan Ekonomi di Economic Institut Kebijakan," papar Ibrahim.
 
Chief Technology Officer (CTO) Litedex Protocol Aji M. Iqbal mengungkapkan bahwa komposisi Dewan Gubernur The Fed akan memengaruhi kebijakan yang akan dikeluarkan, seperti Tapering yang bisa mengganggu stabilitas ekonomi dunia.
 
"Namun hal tersebut justru bisa menjadi keuntungan bagi aset kripto, khususnya Defi seperti LDX Token. Sebagai aset yang terdesentralisasi, LDX Token tentu menjadi pilihan favorit bagi para investor global," terang dia.
 
Melansir data CoinMarketCap pada pukul 09.00 WIB, bitcoin naik tipis 0,03 persen ke level harga USD57.147,68 per koin atau setara dengan Rp820,06 juta per koin (asumsi kurs hari ini Rp14.350 per USD). Sementara binance coin menguat tipis 0,09 persen ke level USD627,49 per koin atau Rp9,0 juta  per koin dan solana meroket 10,87 persen ke USD234,03 per koin atau setara Rp3,35 juta per koin.
 
Sedangkan sisanya yakni ethereum merosot 2,16 persen ke level USD4.601,44 per koin atau Rp66,03 juta per koin, cardano terkoreksi 1,29 persen ke USD1,55 per koin atau setara Rp22.243 per koin.
 
XRP ambles 2,28 persen ke USD0,981 per koin atau Rp14.077 per koin, polkadot ambruk 4,1 persen ke USD36,57 per koin atau Rp524.780 per koin, dan dogecoin ambrol 3,34 persen ke USD0,2083 per koin atau Rp2.989 per koin.
 
Dalam perdagangan hari ini, secara teknikal ethereum di platform Litedex Protocol diperdagangkan masih akan menguat pada kisaran USD56.214,32 hingga USD58.446.75. Sedangkan untuk perdagangan besok, ethereum kemungkinan  masih akan menguat mendekati USD58.446,75.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif