Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

5 Tips Belanja Online secara Aman

Ekonomi belanja online
Annisa ayu artanti • 21 Agustus 2020 08:30
Jakarta: Belanja melalui jejaring internet atau biasa disebut belanja online bukan suatu yang asing lagi buat masyarakat, terutama di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini. Alhasil, masyarakat mulai terbiasa memanfaat teknologi internet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk kegiatan berbelanja.
 
Berbagai website atau aplikasi online yang memfasilitasi masyarakat untuk menjual dan membeli produk pun telah tersedia beraneka ragam. Namun sayangnya, ada sebagian masyarakat yang masih kurang teliti sehingga kerap kali dirugikan atau bahkan tertipu dalam berbelanja secara secara daring.
 
Padahal belanja melalui daring ini dinilai cara efisien untuk memperoleh kebutuhan. Medcom.id menghimpun tips agar tidak tertipu saat berbelanja online. Berikut tipsnya:

1. Perhatikan reputasi penjual

Sebelum membeli barang atau melakukan transaksi perlu melakukan riset terlebih dahulu terhadap toko atau penjual. Cara mengetahui reputasi penjual bisa dilihat dari rating yang diberikan para pembeli sebelumnya, jumlah barang yang berhasil terjual, dan jumlah transaksi penjual. Biasanya, dalam marketplace penjual yang terpercaya memiliki tanda atau emblem khusus.

2. Teliti produk yang akan dibeli

Setelah memilih toko yang memiliki reputasi yang baik, cek produk yang akan dibeli. Cara mengecek produk tersebut dengan memperhatikan foto yang ditampilkan, lalu baca deskripsi mengenai produk tersebut, dan melihat atau membaca ulasan produk yang dibeli para pengguna lain.

3. Bandingkan harga dengan toko sebelah

Sudah memilih toko bereputasi dan meniliti produk, belum menjadi tahapan akhir dalam belanja online. Tidak ada salahnya untuk membandingkan harga dengan toko lain yang memiliki barang serupa. Membandingkan harga ini cukup penting dilakukan supaya tidak tertipu dan mendapatkan harga yang masuk akal.

4. Cermati syarat dan ketentuan

Biasanya setiap toko memberikan aturan atau rule yang berbeda-beda, seperti garansi. Ada toko atau penjual yang menyediakan garansi atas produknya. Namun ada juga yang tidak menyediakan garansi. Garansi sangat penting untuk memastikan produk yang dibeli sesuai dengan yang dijajakan.

5. Menggunakan rekening bersama

Pilihlah toko atau penjual yang menyediakan rekening bersama. Rekening bersama merupakan pihak ketiga yang menjadi perantara antara pembeli dan penjual. Saat transaksi, pembeli tidak langsung direct transfer ke penjual tetapi dikirim ke rekening bersama. Ketika produk telah tiba dan sesuai dengan pesanan barulah penjual bisa mencairkan uang tersebut. Rekening bersama sudah diterapkan pada marketplace. Rekening bersama digunakan untuk meminimalisir penjual yang nakal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fiqar, seorang karyawan swasta, mengandalkan belanja online sejak 2013 untuk memperoleh kebutuhan sehari-sehari. Ia mengakui ditelepon genggamnya memiliki akun belanja tiga marketplace besar yaitu Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Menurutnya belanja melalui online lebih nyaman dan efisien.
 
"Ya lebih nyaman. Karena sistemnya rekening bersama. Dia (marketplace) pakai pihak ketiga untuk transaksi, enggak seperti Kaskus yang direct ke seller. Jadi aman dalam transaksi," ujarnya, Kamis, 20 Agustus 2020.
 
Sebagai seorang yang sudah cukup lama merasakan experience berbelanja online, ia menyarankan untuk pemula agar selalu belajar menyaring penjual. Mana penjual yang memiliki reputasi baik dan tidak.
 
"Ya belajar filter barang penjual, bisa lihat reputasi penjual, jadi enggak asal beli barang. Kan lebih riskan beli barang sama seller yang belum ada reputasinya," katanya.
 
Lebih lanjut supaya tidak tertipu, ia menyarankan untuk selalu memastikan barang yang akan dibeli kepada penjual. Cara memastikannya dengan melakukan chat langsung ke penjual. Biasanya, pada marketplace besar sudah tersedia kolom chat.
 
"Kita bisa pastikan via chat, apakah seller ini benar punya barang enggak. Kita lihat gambarnya, deskripisnya dia meyakinkan enggak. Bisa saja seller-seller yang nakal, menipu kita bisa kita lihat. Biasanya dia pakai barang dari seller lain atau foto barang dari Google," tutupnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif