Ketua Himbara Sunarso. Foto: dok BRI.
Ketua Himbara Sunarso. Foto: dok BRI.

Himbara Usul Perpanjangan Jangka Waktu Relaksasi Kredit

Ekonomi Perbankan Himbara Stimulus Ekonomi Imbas Korona
Media Indonesia • 13 Juli 2020 22:00
Jakarta: Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berharap adanya perpanjangan dari program relaksasi restrukturisasi kredit.
 
Pelaksanaan resturukturisasi kredit itu dinilai sangat membantu perbankan maupun sektor riil. Hal tersebut disampaikan Himbara saat bertemu dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
"Realisasi implementasi kebijakan OJK terutama dalam Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Restrukturisasi Kredit dirasakan sangat membantu perbankan maupun sektor riil. Maka dalam pertemuan tadi kami minta kira-kira kebijakan itu bisa diperpanjang kira-kira sampai satu tahun lagi," kata Ketua Himbara Sunarso saat konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Senin, 13 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini berdasarkan ketentuan OJK, relaksasi dalam kaitan fasilitas restrukturisasi kredit bagi nasabah yang terdampak covid-19 berlaku hingga Maret 2021. Sehingga bila ingin ada perpanjangan waktu, idealnya peraturan itu berlaku hingga Maret 2022.
 
Sunarso yang juga menjabat sebagai Direktur Utama BRI mengungkapkan per 30 Juni sebanyak 2,88 juta UMKM di BRI telah direstrukturisasi dengan total portoflio sebanyak Rp176 triliun.
 
Selain itu, realisasi stimulus dari pemerintah untuk menggerakkan perekonomian melalui dana yang ditempatkan di bank Himbara tahap pertama mulai berjalan.
 
"Kami laporkan juga bahwa dana Rp10 triliun yang kami terima pada 25 juni lalu sampai hari ini kami sudah salurkan kepada 245 ribu nasabah UMKM dengan total nilai Rp11,2 triliun," ujar Sunarso.
 
Dengan berjalannya stimulus tersebut, diharapkan proses pemulihan ekonomi dapat berjalan lancar dan memacu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi di masa mendatang.
 
"Untuk mempercepat semua stimulus ini bisa disalurkan dengan lancar maka kami mulai melakukan kolaborasi dibidang e-commerce terutama untuk segmen yang lebih kecil lagi yang kita sebut usaha mikro," ungkap Sunarso. (M Iqbal Al Machmudi)
 

(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif