IHSG. Foto : MI/Ramdani.
IHSG. Foto : MI/Ramdani.

Belum Ada Stimulus Positif, IHSG Melemah 4,63 Poin

Ekonomi IHSG rupiah
Arif Wicaksono • 22 Oktober 2020 16:26
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG bergerak dalam rentang 5.063 hingga 5.093. Investor masih menanti stimulus ekonomi dari Amerika Serikat (AS).
 
IHSG melemah 4,63 poin atau 0,091 persen ke level 5.091 pada penutupan perdagangan Kamis, 22 Oktober 2020. Volume perdagangan sebesar 14,6 miliar lembar saham dengan nilai Rp9,3 triliun. Frekuensi perdagangan sebesar 686 ribu. Sebanyak 147 saham naik dan 264 saham turun. Aksi jual bersih saham sebesar Rp262 miliar.
 
Analis Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa hari ini IHSG akan bergerak kembali flat (datar) seiring minimnya sentimen baik itu dari global maupun domestik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Indeks Dow Jones (DJIA) turun 0,35 persen ke level 28.210, indeks S&P500 melemah 0,22 persen, dan Nasdaq turun 0,28 persen.
 
Mayoritas pasar wait and see menunggu kepastian paket stimulus AS yang masih belum menemukan titik temu. Sementara itu harga minyak WTI berada pada level USD39,9 per barel dengan brent berada di level USD41,7 dan emas USD1.927.
 
Namun demikian hari ini akan ada rilis data Penjualan Motor Indonesia per September 2020 yang menurut konsensus bergerak melemah 40 persen. Angka ini sedikit lebih baik dibanding Agustus 2020 yang minus 46,9 persen.
 
Sementara Bloomberg melansir mata uang rupiah melemah 27,5 poin ke level Rp14.660 per USD. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah naik empat poin ke level Rp14.650 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah menguat ke level Rp14.697 per USD.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif