Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping (Jim Watson/AFP)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) bersama dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping (Jim Watson/AFP)

Tekan Kesenjangan Perdagangan

Tiongkok Setuju Tingkatkan Pembelian Barang dari AS

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang Trade War
Angga Bratadharma • 21 Mei 2018 07:02
Washington: Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mengurangi secara substansial ketidakseimbangan perdagangan yang meningkat antara kedua negara. Pernyataan itu dibacakan dalam sebuah langkah yang melibatkan Tiongkok guna meningkatkan lebih banyak pembelian dari produsen Amerika Serikat.
 
Mengutip CNBC, Senin, 21 Mei 2018, di tengah kekhawatiran perang perdagangan global dan meningkatnya ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia, Tiongkok dan AS telah memasuki pembicaraan bilateral untuk meningkatkan kerja sama. Pembicaraan di kedua belah pihak terus dilakukan guna mencapai kesepakatan perdagangan.
 
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, kedua belah pihak menempatkan konsensus tentang mengambil langkah-langkah efektif untuk secara substansial mengurangi defisit perdagangan Amerika Serikat dalam barang dengan Tiongkok. Hal ini sejalan dengan keinginan AS yang berharap defisit perdagangan bisa berkurang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya sehari yang lalu kedua negara saling mengklaim dan bertentangan. Bahkan, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow sempat mengungkapkan bahwa Tiongkok akan bergerak untuk memotong defisit perdagangannya dengan AS sebesar USD200 miliar setiap tahun. Namun, pernyataan itu itu dibantah oleh pejabat Tiongkok.
 

 
Akan tetapi, belum ada waktu yang jelas dan persisnya berapa banyak orang Tiongkok akan meningkatkan pembelian barang-barang AS. The Wall Street Journal melaporkan delegasi Tiongkok menolak tuntutan Amerika untuk berkomitmen pada angka pengurangan defisit yang pasti, dan kedua belah pihak bertengkar sepanjang malam atas pembahasan.
 
Ketidakseimbangan perdagangan telah lama menjadi topik pelik dan sulit dalam hubungan Tiongkok-AS. Data Departemen Perdagangan AS baru-baru ini menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara apa yang dibeli Tiongkok dari AS dan sebaliknya mencapai rekor pada 2017 di lebih dari USD375 miliar.
 
Namun, Presiden AS Donald Trump telah mempertaruhkan penyelesaian perselisihan tentang hubungan pribadinya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Minggu ini, Kudlow menyatakan bahwa Tiongkok memenuhi banyak permintaan administrasi Trump untuk memotong surplus AS-nya.
 
"Presiden Tiongkok Xi dan saya akan selalu menjadi teman, tidak peduli apa yang terjadi dengan perselisihan kami tentang perdagangan," kata Trump dalam sebuah cuitan.
 
Pernyataan yang dirilis pada Sabtu waktu setempat itu menimbulkan nada damai. Tentu hal ini bisa memberikan sentimen positif terhadap perdagangan dunia dan perekonomian global meningkat sejumlah investor terus memperhatikan hasil pembahasan perdagangan antara AS dan Tiongkok.
 
"Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi yang terus meningkat dari orang-orang Tiongkok dan kebutuhan pengembangan ekonomi berkualitas tinggi, Tiongkok akan secara signifikan meningkatkan pembelian barang dan jasa Amerika Serikat. Ini akan membantu mendukung pertumbuhan dan pekerjaan di Amerika Serikat," bunyi laporan itu.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif