Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Ekuitas Melemah, Pesona Emas Dunia Stabil

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 21 Mei 2019 07:30
Chicago: Harga emas dunia stabil pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), setelah pulih sedikit dari level terendah lebih dari dua minggu di awal sesi. Kondisi itu terjadi karena pasar ekuitas jatuh menjelang rilis risalah Federal Reserve AS dari pertemuan terakhir.
 
Mengutip CNBC, Selasa, 21 Mei 2019, spot gold naik tipis 0,1 persen menjadi USD1.278,41 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 3 Mei di USD1.273,22 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS naik sebanyak USD1,50 menjadi di USD1.282,90 per ona.
 
"Dengan perdagangan ekuitas yang lebih rendah, emas diperkirakan diperdagangkan sedikit lebih tinggi. Kondisi itu di tengah risalah The Fed pada ekspektasi bahwa tidak ada kenaikan suku bunga segera untuk sisa tahun ini," kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures Bob Haberkorn.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kini investor mengalihkan fokus ke risalah the Fed yang diharapkan memberikan wawasan lebih dalam usai pertemuan bank sentral pada 1 Mei. Pada saat itu para pembuat kebijakan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga stabil dan mengisyaratkan sedikit selera untuk menyesuaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.
 
Emas biasanya lebih cenderung menghargai ekspektasi suku bunga yang lebih rendah karena mengurangi biaya. Sedangkan saham global terpukul karena kekhawatiran yang meningkat akibat tindakan keras Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei Technologies Co Ltd, yang mengintensifkan perang dagang yang berkepanjangan antara dua ekonomi terbesar dunia.
 
Greenback membatasi daya tarik emas batangan karena indeks USD bertahan di dekat level tertinggi dua minggu. Pekan lalu indeks mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak awal Maret, didukung oleh data perumahan AS yang kuat dan laporan yang menunjuk pada pengangguran yang lebih rendah.
 
"Kami memiliki ekuitas yang diperdagangkan lebih rendah dengan semua berita geopolitik di luar sana. Namun emas tidak dapat mempertahankan reli apapun. Tampaknya ada pelarian ke USD karena data ekonomi yang lebih baik keluar dari AS," kata Haberkorn.
 
Sementara emas adalah penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian, seperti yang mereka lakukan tahun lalu selama pertengkaran perdagangan AS-Tiongkok. Sedangkan Iran mendapat peringatan baru dari Presiden AS Donald Trump, yang men-tweet bahwa jika negara itu ingin berperang, itu akan menjadi akhir resmi Iran.
 
Di antara logam lainnya, perak naik sebanyak 0,5 persen pada USD14,47 per ons, setelah menyentuh level terendah lebih dari lima bulan pada USD14,33 per ons. Sedangkan platinum melemah sebanyak 0,1 persen ke USD812,40 per ons. Sementara paladium naik sebanyak 1,5 persen menjadi USD1.329,90.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif