Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Emas Dunia Kembali Pamer Kemilau

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 24 Januari 2020 07:43
Chicago: Harga emas berbalik naik atau rebound pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu karena meningkatnya kekhawatiran atas wabah virus korona di Tiongkok dan dampaknya terhadap ekonomi global membebani sentimen untuk aset-aset berisiko, menopang permintaan terhadap aset-aset safe-haven seperti emas.
 
Mengutip Antara, Jumat, 24 Januari 2020, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD8,7 atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada USD1.565,40 per ons. Sementara itu harga spot emas menguat 0,4 persen menjadi diperdagangkan di USD1.564,13 per ons pada pukul 1.48 sore waktu setempat (1848 GMT).
 
"Virus korona telah membawa orang ke emas karena ada antisipasi dari banyak potensi gejolak dalam ekonomi yang terpengaruh. Ini menambah tingkat ketidakpastian pada pasar keseluruhan yang memaksa orang untuk mempertimbangkan lebih banyak tempat berlindung yang aman," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah Tiongkok menempatkan jutaan orang di dua kota dalam isolasi ketika jumlah kematian mencapai 18 orang, dan 634 orang terinfeksi. Ketakutan virus korona menyebabkan kejatuhan terbesar di saham Tiongkok dalam lebih dari delapan bulan, yang pada gilirannya membebani pasar ekuitas global.
 
Lebih lanjut memetik manfaat dari daya tarik emas batangan, imbal hasil surat utang AS jatuh ke posisi terendah beberapa minggu. Imbal hasil obligasi yang lebih rendah mengurangi potensi kerugian memegang emas yang tanpa memberikan suku bunga.
 
"Ekuitas sedikit lebih lemah sehingga memicu minat pada logam. Tapi tidak adanya risiko geopolitik dalam jangka pendek membuat harga emas terkendali. Pertemuan bank sentral Eropa (ECB) tidak terlalu banyak menggerakkan pasar," kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures Bob Haberkorn.
 
Bank sentral Eropa mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan kebijakan terbaru dan meluncurkan tinjauan strategis target inflasi dan alat-alatnya.
 
Emas, dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman di saat ketidakpastian politik dan ekonomi, naik ke tertinggi tujuh tahun mendekati USD1.610,90 pada 8 Januari setelah meningkatnya ketegangan AS-Iran. Emas telah bertahan di atas USD1.550 untuk sebagian besar sejak itu.
 
Fokus sekarang akan beralih ke pertemuan pertama Federal Reserve (Fed) AS tahun ini yang dijadwalkan 28-29 Januari. Harga spot emas bisa kembali ke terendah 21 Januari di USD1.545,96, tampak goyah di sekitar resistensi pada USD1.564, kata analis teknis Reuters Wang Tao.
 
Di antara logam mulia lainnya, harga spot paladium turun 0,6 persen menjadi USD2.457,51 per ons, perak turun 0,1 persen menjadi USD17,80 dan platinum turun 0,7 persen menjadi USD1.004,83.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif