Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Harga Emas Dunia Kembali Bersinar

Ekonomi harga emas
26 April 2019 08:20
Chicago: Harga emas berjangka dunia di divisi Comex New York Mercantile Exchange terus memperpanjang kenaikannya. Pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat, harga emas terus menguat dipicu penurunan di pasar ekuitas Amerika Serikat.
 
Mengutip Antara, Jumat, 26 April 2019, harga emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni terpantau naik USD0,30 atau 0,02 persen menjadi USD1.279,70 per ons.
 
Sementara itu untuk logam mulia lainnya, perak, untuk pengiriman Mei, turun 3,7 sen atau 0,25 persen menjadi USD14,879 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli menguat USD1,1 atau 0,12 persen ke USD889,7 per ons.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun penguatan ini karena turunnya pasar ekuitas sehingga membuat harga emas berjangka menguat. Ini karena investor mencari aset-aset safe haven, seperti emas. Sementara itu kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dunia menambah dukungan terhadap pergerakan harga emas.
 
Selain itu pemicu penguatan harga emas juga karena indeks Dow Jones Industrial Average turun 134,97 poin atau 0,51 persen menjadi 26.462,08. Indeks S&P 500 turun 1,08 poin atau 0,04 persen menjadi 2.926,17. Indeks Komposit Nasdaq naik 16,67 poin atau 0,21 persen menjadi 8.118,68.
 
Namun demikian dolar AS yang lebih kuat membatasi pergerakan harga emas lebih lanjut. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,11 persen menjadi 98,16.
 
Jika dolar AS menguat, daya tarik investor terhadap emas akan dibatasi karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif