Harga Emas Berjangka Lanjutkan Pelemahan
Ilustrasi (FOTO: AFP)
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange melanjutkan penurunannya pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena penguatan dolar Amerika Serikat (USD) mengurangi permintaan terhadap logam mulia.

Mengutip Antara, Kamis, 1 November 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD10,3 atau 0,84 persen menjadi ditutup pada USD1.215,00 per ons. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,05 persen menjadi 96,67 pada pukul 19.00 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Emas berjangka telah turun selama tiga hari perdagangan berturut-turut hingga Rabu karena terus di bawah tekanan USD yang lebih kuat.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun sebanyak 18 sen AS atau 1,24 persen menjadi menetap di USD14,282 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan Januari 2019 naik sebanyak USD4,00 atau 0,48 persen menjadi ditutup pada USD843 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 241,12 poin atau 0,97 persen menjadi berakhir di 25.115,76 poin. Indeks S&P 500 bertambah 29,11 poin atau 1,09 persen menjadi berakhir di 2.711,74 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 144,25 poin atau 2,01 persen menjadi ditutup di 7.305,90 poin.
    
Saham Visa dan Caterpillar memimpin kenaikan di Dow Jones, dengan masing-masing menguat 3,83 persen dan 3,29 persen. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi dengan sektor teknologi naik sebanyak 2,39 persen, mengungguli sektor-sektor lainnya.     

Banyak saham-saham teknologi terkemuka AS membukukan keuntungan, berkontribusi terhadap kenaikan Nasdaq. Netflix melonjak 5,59 persen dan Amazon melonjak 4,42 persen. Saham General Motors melonjak lebih dari 9,00 persen pada penutupan perdagangan, setelah perusahaan melaporkan hasil kuartalan terbaru yang melampaui perkiraan Wall Street.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id