Bank Sentral Tiongkok Hentikan Operasi Pasar Terbuka
Markas PBOC, di Beijing, Tiongkok (FOTO: AFP)
Beijing: Bank Sentral Tiongkok atau The People's Bank of China (PBOC) menghentikan operasi pasar terbuka karena likuiditas yang ada cukup melimpah dalam sistem keuangan. Sejauh ini, PBOC terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi termasuk menekan risiko yang bisa muncul kapan saja dan di mana saja.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 24 November 2018, PBOC telah melakukan operasi pasar terbuka selama 20 hari berturut-turut. Kondisi tersebut merupakan rekor rentang waktu yang panjang sejak awal 2016, ketika bank sentral mengumumkan penambahan frekuensi operasi pasar terbuka.

Tidak ada reverse repo yang jatuh tempo. Repo reverse adalah proses di mana bank sentral membeli dana sekuritas dari bank komersial melalui penawaran, dengan perjanjian untuk menjualnya kembali di masa depan. Langkah ini diharapkan bisa menambah likuiditas di sistem keuangan.

Bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter yang berhati-hati dan netral, dengan pelonggaran atau pengetatan sesuai dengan situasi dan kondisi, serta membuat sektor keuangan lebih baik dalam melayani ekonomi riil, menurut laporan yang diterbitkan oleh PBOC.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan Tiongkok siap memberikan dukungan penuh bagi pengembangan dan pertumbuhan perusahaan swasta di Tiongkok. Hal ini sejalan dengan keputusan Beijing untuk lebih terbuka terhadap perusahaan swasta agar bisa tumbuh bersama-sama.

Menteri Perdagangan Tiongkok Zhong Shan mengatakan sejak pelaksanaan reformasi dan kebijakan pembukaan, perusahaan swasta telah menjadi kekuatan baru untuk pengembangan komersial dan menyumbang 90 persen perdagangan domestik, 48 persen ekspor, dan 49 persen investasi dari luar negeri.

"Untuk mendukung pengembangan ekonomi swasta, kementerian akan mendorong perusahaan swasta untuk berpartisipasi dalam pameran dagang, termasuk China International Import Expo dan Canton Fair, dan ambil bagian dalam Belt and Road Initiative," kata Zhong.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id