Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom.

Sri Mulyani Berharap 'Berkah' Pertemuan AS-Tiongkok

Ekonomi ekonomi indonesia as-tiongkok
Eko Nordiansyah • 14 Januari 2020 21:31
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap ada hasil yang baik yang ditimbulkan dari pertemuan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Menurutnya pertemuan antar kedua negara bisa berdampak positif, terutama dalam mendorong adanya aliran modal masuk (capital inflow).
 
"Dari global kan dengan harapan adanya perjanjian AS dengan Tiongkok, kemudian suku bunga yang rendah secara global itu menyebabkan capital inflow," kata dia ditemui usai rapat dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Dirinya menambahkan sentimen positif ini diharapkan membawa dampak terhadap penguatan rupiah. Sejak awal tahun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami penguatan dengan berada di bawah Rp14.000 per USD.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, dirinya akan melihat dampak penguatan rupiah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Perkembangan dari ekonomi dalam negeri maupun global diprediksi akan mempengaruhi gerak nilai tukar sepanjang 2020.
 
"Di sisi lain kita juga masih waspada karena current account deficit (CAD) kita masih ada, jadi kita akan lihat dalam satu tahun ya. Perkembangannya dan pengaruhnya kepada APBN kan tidak dilihat per hari," jelas dia.
 
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa, 14 Januari 2020 berada di level Rp13.680 per USD atau melemah 7,5 poin atau setara 0,05 persen dibandingkan pada pembukaan perdagangan di level Rp13.655 per USD.
 
Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp13.642 per USD hingga Rp13.690 per USD. Sementara itu, Yahoo Finance mencatat mata uang Garuda berada di posisi Rp13.675 per USD atau menguat 29 poin atau 0,2 persen dibandingkan pembukaan perdagangan di level Rp13.704 per USD.
 
Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan rupiah menguat di posisi Rp13.654 per USD dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp13.708 per USD.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif