Ilustrasi (AFP/Johannes EISELE)
Ilustrasi (AFP/Johannes EISELE)

AS Menangkan Putusan WTO terhadap Kuota Impor Tiongkok

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang
Angga Bratadharma • 20 April 2019 17:03
New York: Amerika Serikat (AS) memenangkan keputusan Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO). Keberhasilan keputusan itu terhadap penggunaan kuota tarif Tiongkok atas beras, gandum, dan jagung, yang berhasil memperdebatkan akses pasar terbatas untuk ekspor biji-bijian AS.
 
Kasus ini, yang diajukan oleh Pemerintahan Obama pada akhir 2016, menandai kemenangan kedua AS dalam beberapa bulan. Itu datang di tengah perundingan perdagangan AS-Tiongkok dan segera setelah Washington mengambil keputusan WTO tentang dukungan harga Tiongkok atas biji-bijian pada Maret.
 
Panel perselisihan WTO memutuskan bahwa di bawah ketentuan aksesi WTO 2001, administrasi Tiongkok dari kuota tingkat tarif (TRQs) secara keseluruhan melanggar kewajibannya untuk mengelola mereka berdasarkan dasar transparan, dapat diprediksi, dan adil.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengutip CNBC, Sabtu, 20 April 2019, TRQ adalah tarif dua tingkat, dengan volume impor terbatas yang diizinkan pada tarif kuota-kuota yang lebih rendah dan impor berikutnya membebankan tarif di luar kuota, yang biasanya jauh lebih tinggi.
 
Panel WTO mengatakan administrasi perusahaan perdagangan negara dan bagian perusahaan non-negara dari TRQ tidak konsisten dengan aturan WTO. Australia, Brasil, India, dan Uni Eropa adalah di antara mereka yang mencadangkan hak mereka dalam perselisihan yang dibawa oleh eksportir biji-bijian terbesar di dunia.
 
Dalam sebuah pernyataan, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Sekretaris Pertanian Sonny Perdue menyambut keputusan tersebut, dengan mengatakan sistem Tiongkok pada akhirnya menghambat TRQ untuk berjalan maksimal, dan menghalangi akses petani AS ke pasar Tiongkok untuk biji-bijian.
 
Jika TRQ Tiongkok telah sepenuhnya digunakan, jagung, gandum, dan beras senilai USD3,5 miliar akan diimpor pada 2015 saja, mengutip perkiraan Departemen Pertanian AS. Kedua putusan WTO akan membantu petani Amerika bersaing di bidang yang lebih adil, pernyataan USTR mengatakan.
 
Panel WTO terbaru mengatakan Amerika Serikat belum membuktikan semua kasusnya yang artinya gagal menunjukkan bahwa Tiongkok telah melanggar kewajiban pemberitahuan publiknya berdasarkan Perjanjian Umum tentang Tarif dan Perdagangan (GATT) sehubungan dengan TRQ.

 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif