Tiongkok Dianggap Berisiko bagi Industri Pertahanan AS
Presiden Donald Trump (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berjalan bersama (Jim Watson/AFP)
Washington: Laporan baru Pentagon menunjukkan bahwa Tiongkok merepresentasikan risiko yang signifikan dan terus meningkat terhadap pasokan bahan-bahan vital bagi militer Amerika Serikat. Adapun Pentagon terus berupaya memperbaiki kelemahan di industri inti AS yang vital bagi keamanan nasional.

Laporan hampir setebal 150 halaman ini menyimpulkan ada hampir 300 kerentanan yang dapat memengaruhi bahan-bahan penting dan komponen penting bagi militer AS. Analisis ini mencakup serangkaian rekomendasi untuk memperkuat industri AS, termasuk dengan memperluas investasi langsung di sektor-sektor yang dianggap penting.

Tiongkok diberi tekanan besar dalam laporan itu. Tiongkok dipilih karena mendominasi pasokan global atas mineral bumi langka yang penting dalam aplikasi militer AS. Laporan ini juga mencatat profil global Tiongkok dalam penyediaan beberapa jenis elektronik serta bahan kimia yang digunakan dalam amunisi AS.

"Temuan utama dari laporan ini adalah bahwa Tiongkok mewakili risiko yang signifikan dan terus meningkat terhadap pasokan bahan dan teknologi yang dianggap strategis serta penting bagi keamanan nasional AS," kata laporan itu, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 6 Oktober 2018.



Hubungan antara AS dan Tiongkok mulai meregang akibat perang dagang sengit antara dua ekonomi terbesar dunia yang terus menambah ketegangan. Tidak ditampik, laporan dari Pentagon dapat menambah ketegangan perdagangan antara AS dengan Tiongkok.

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence sebelumnya menuduh Tiongkok berupaya meruntuhkan posisi Presiden Donald Trump menjelang pemilihan Kongres pada 6 November dengan mengatakan bahwa Beijing ikut campur dalam demokrasi Amerika Serikat.

Komentar Pence senada dengan pernyataan Trump dalam sambutannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa bulan lalu, ketika Trump mengatakan bahwa Tiongkok telah mencoba ikut campur dalam pemilihan Kongres 2018.

Lebih lanjut, laporan ini juga memeriksa kekurangan AS yang berkontribusi pada kelemahan dalam industri domestik, termasuk anggaran pertahanan AS yang membuat sulit bagi perusahaan AS memprediksi permintaan pemerintah. Kelemahan lain yang dikutip adalah dalam pendidikan sains dan teknologi AS.

"Meskipun temuannya tidak mungkin untuk memindahkan pasar, mereka menyajikan gambaran mengkhawatirkan mengenai kerusakan industri AS yang didorong oleh faktor domestik dan asing," tulis konsultan pertahanan Loren Thompson, yang memiliki hubungan dekat dengan Boeing Co dan perusahaan lain.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id