Wall Street Ditutup Runtuh Usai Pernyataan The Fed
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)
New York: Saham-saham di Wall Street bergerak turun atau harus runtuh pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu terjadi karena para investor mempertimbangkan pernyataan Federal Reserve AS pada sore hari, setelah pertemuan kebijakan dua hari berakhir.

Mengutip Antara, Kamis, 3 Mei 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 174,07 poin atau 0,72 persen, menjadi berakhir di 23.924,98 poin. Indeks S&P 500 berkurang 19,13 poin atau 0,72 persen, menjadi ditutup pada 2.635,67 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 29,81 poin atau 0,42 persen lebih rendah, menjadi 7.100,90 poin.

Bank sentral AS atau Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya sejalan dengan ekspektasi pasar, sementara mengungkapkan keyakinan bahwa inflasi mendekati targetnya sebesar dua persen.

"Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal fund di 1,5 hingga 1,75 persen," kata the Fed dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari.



Pernyataan itu menunjukkan kepercayaan bank sentral atas inflasi dan mengakui bahwa tingkat inflasi inti telah bergerak mendekati target bank sentral dua persen. "Inflasi pada basis 12 bulan diperkirakan akan berjalan mendekati target simetris Komite dua persen selama jangka menengah," kata the Fed.

Di bidang laba perusahaan, Apple melaporkan laba kuartal pertamanya setelah bel penutupan yang melampaui ekspektasi Wall Street. Perusahaan membukukan pendapatan kuartalan sebesar USD61,1 miliar, meningkat 16 persen dari kuartal sama tahun lalu, dan laba kuartalan per saham dilusian USD2,73, naik 30 persen.

Sedangkan penjualan internasional menyumbang 65 persen dari pendapatan kuartal itu. Saham Apple yang merupakan komponen Dow itu naik 4,42 persen menjadi ditutup pada USD176,57 per saham. Laba gabungan kuartal pertama diperkirakan akan meningkat 24,6 persen tahun ke tahun, menurut perkiraan terbaru Thomson Reuters.

Dari 274 perusahaan dalam S&P 500 yang telah melaporkan laba, sebanyak 79,2 persen telah melaporkan laba di atas ekspektasi para analis. Ini di atas rata-rata jangka panjang 64 persen dan di atas rata-rata empat kuartal sebelumnya 72 persen, perkiraan itu mengatakan.

Perkiraan pertumbuhan pendapatan gabungan kuartal pertama adalah 8,1 persen. Sekitar 73,6 persen perusahaan-perusahaan telah melaporkan pendapatan di atas ekspektasi para analis, menurut perkiraan.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id