Ilustrasi. AFP PHOTO/Queens Jewels
Ilustrasi. AFP PHOTO/Queens Jewels

Emas Dunia Kembali Kinclong

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
Antara • 14 November 2019 07:34
New York: Emas dunia kembali naik pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Hal itu terjadi karena pidato Presiden AS Donald Trump tentang hubungan perdagangan dengan Tiongkok mengurangi optimisme untuk kesepakatan dan mengurangi minat terhadap aset-aset berisiko.
 
Mengutip Antara, Kamis, 14 November 2019, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup naik 0,7 persen menjadi USD1.463,30 per ons, setelah turun selama empat sesi berturut-turut. Sementara itu harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD1.462,03 per ons.
 
"Presiden Trump berbicara tentang menaikkan tarif pada akhirnya jika tidak ada resolusi atau kesepakatan apapun pada fase satu dan itu tampaknya menarik pembeli terhadap emas," kata Kepala Pedagang Global Investors AS Michael Matousek.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam jangka panjang, sebagai investasi, emas masih merupakan tempat yang aman. Orang masih ingin memilikinya. Tren keseluruhan masih naik," tambahnya.
 
Trump pada Selasa, 12 November mengatakan kesepakatan perdagangan sudah dekat tetapi tidak memberikan rincian kapan atau di mana suatu perjanjian akan ditandatangani, mengecewakan para investor dalam apa yang disebut sebagai pidato utama tentang kebijakan ekonomi pemerintahannya.
 
Dia juga mengguncang beberapa investor dengan mengancam Tiongkok dengan tarif lebih banyak lagi jika kedua negara tidak mencapai kesepakatan. Ketidakpastian perdagangan membebani ekuitas AS, dengan tekanan lebih lanjut datang dari protes yang sedang berlangsung di Hong Kong.
 
Demonstran anti-pemerintah di Hong Kong berencana untuk melumpuhkan bagian-bagian dari pusat keuangan Asia itu untuk hari ketiga, dengan transportasi, sekolah dan banyak bisnis tutup setelah kekerasan meningkat di seluruh kota.
 
Investor juga mempertimbangkan komentar terbaru dari Federal Reserve AS, dengan Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral melihat ekspansi berkelanjutan ke depan untuk ekonomi AS, sementara dampak penuh dari penurunan suku bunga baru-baru ini belum terasa.
 
Sementara itu, data indeks harga konsumen (IHK) AS lebih baik dari yang diharapkan karena harga konsumen untuk Oktober naik 0,4 persen, melebihi ekspektasi. Namun, reaksi emas terhadap komentar Powell relatif tidak terdengar.
 
Di antara logam mulia lainnya, paladium naik 0,6 persen menjadi USD1.709,64 per ons. Logam ini mencapai tertinggi sepanjang masa USD1.824,50 pada 30 Oktober sebagai akibat dari krisis pasokan yang berkelanjutan. Perak naik 0,9 persen menjadi USD16,92 per ons dan platinum naik 0,5 persen menjadi USD873,03 per ons.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif