Persaingan Mata Uang Kripto Semakin Marak
Illustrasi. Dok;AFP.
Jakarta: Persaingan dalam mata uang kripto semakin sesak dengan kemunculan koin baru. Salah satunya adalah produk Alibabacoin (ABBC) sebuah produk hasil dari Alibabacoin Foundation, perusahaan yang tak berafiliasi dengan Alibaba Group. 

CEO ABBC Foundation Jason Daniel Paul Philip mengatakan produk ini dapat diakses di sembilan exchange besar secara bersamaan.  Platform exchange tersebut adalah BitForex, Coinsuper, Coinbene, IDAX, TopBTC, OOOBTC, RightBTC, DragonEx, dan Sistemkoin.

"Terdaftar di satu exchange besar bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat terdaftar di exchange-exchange yang berbeda. Adanya persyaratan ini membuat project-project cryptocurrency cukup kesulitan untuk bisa masuk ke bahkan satu exchange," ungkap Jason Daniel Paul Philip dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Oktober 2018. 

Jason mengatakan ABBC Foundation melakukan hal ini untuk memberikan keuntungan tambahan bagi para pemegang coin mereka dan kepada siapapun yang tertarik berinvestasi dengan coin mereka di masa depan. 

"Fakta bahwa Alibabacoin tidak hanya di-list di satu exchange, melainkan sembilan, membuat produk ini menjadi salah satu investasi yang menarik bagi orang yang sering melakukan aktivitas trading dengan mata uang kripto," pungkas dia. 

Persaingan mata uang digital selama ini dipimpin oleh beberapa produk koin seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Ripple (XRP) , Bitcoin Cash (BCH), EOS (EOS),Stellar Lumens (XLM), Litecoin (LTC), Tether (UDST), dan Tether (UDST). Mata uang dengan nilai tertinggi adalah BTC.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat Farid Faletehan mengatakan investasi dalam bentuk cryptocurrency (kripto) diperbolehkan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan, sebagai subjek komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa perdagangan berjangka sejak 2015. Namun mata uang ini masih dilarang sebagai mekanisme alat pembayaran oleh Bank Indonesia (BI). 


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id