Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Harga Minyak Dunia Sentuh Tingkat Tertinggi

Ekonomi minyak mentah
Antara • 23 Februari 2019 10:38
New York: Harga minyak dunia menyentuh tingkat tertinggi sejak pertengahan November 2018 lalu. Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif atas perundingan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
 
Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, tercatat naik dari USD0,30 per barel menjadi USD57,26 per barel. WTI juga mencatat kenaikan mingguan sebesar 3 persen dan mencapai harga terkuat di 2019.
 
Sementara itu, patokan internasional minyak mentah Brent untuk pengiriman April, naik sebesar USD0,05 per barel menjadi USD67,12 per barel di London ICE Futures Exchange. Kenaikan itu sempat mencapai USD67,73 per barel atau tertinggi di 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun dalam perundingan AS dan Tiongkok Jumat kemarin, Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Perdana Menteri China Liu He membahas berbagai isu untuk mencapai kesepakatan sebelum batas waktu 1 Maret.
 
Presiden Lipow Oil Associates Andy Lipow mengungkapkan harga minyak serta pasar saham tengah mengantisipasi kesepakatan perjanjian dagang AS dan Tiongkok.
 
"Selain itu, kami melihat pengetatan pasokan minyak di seluruh dunia hasil dari berkurangnya produksi OPEC dan non-OPEC," katanya.
 
Selanjutnya harga acuan minyak disebut telah meningkat tahun ini, setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia, mulai memangkas produksi untuk mencegah pasokan berlimpah.
 
Di sisi lain, lonjakan produksi minyak mentah AS sebagian mengimbangi pemotongan produksi OPEC. Produksi minyak mentah AS minggu lalu naik ke rekor 12 juta barel per hari, karena persediaan meningkat untuk minggu kelima berturut-turut ke level tertinggi sejak Oktober 2017.
 
Namun, perusahaan-perusahaan energi AS mengurangi empat rig pengeboran minyak yang beroperasi minggu ini, setelah tiga minggu menambah rig.
 
Sementara itu, persediaan minyak mentah di Texas Barat turun ke level terendah dalam empat bulan setelah pipa tambahan mulai mengangkut minyak mentah dari ladang serpih AS terbesar ke Gulf Coast. Sebagian besar digunakan untuk ekspor.
 
Dengan melonjaknya pasokan AS, Goldman Sachs mengatakan pihaknya memperkirakan pasokan non-OPEC akan tumbuh sebesar 1,9 juta barel per hari tahun ini, lebih dari mengimbangi pemotongan produksi OPEC.
 

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif