Indonesia mengadakan Indonesia Pavilion. (FOTO: dok ist)
Indonesia mengadakan Indonesia Pavilion. (FOTO: dok ist)

WEF Jadi Ajang Sosialisasi Startup Indonesia

Ekonomi world economic forum
Nia Deviyana • 23 Januari 2019 19:40
Jakarta: Pemerintah Indonesia akan menyosialisasikan perkembangan berbagai inovasi dan startup Indonesia di Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2019 di Davos, Swiss pada 23-25 Januari.
 
"Melalui Indonesia Pavilion dan Indonesia Night, para menteri dan pimpinan perusahaan Indonesia tidak hanya melakukan promosi investasi dan peluang bisnis di Indonesia secara terintegrasi kepada peserta WEF," ujar Wakil Tetap RI di Jenewa Duta Besar Hasan Kleib, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 23 Januari 2019.
 
Indonesia Pavilion akan mengusung tema Unity in Diversity 4.0 yang akan diisi dengan workshop, ministerial briefing, sesi networking, one on one meeting, dan tech showcase.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertemuan Tahunan WEF merupakan forum ekonomi dunia menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait dari Kepala Negara/Pemerintahan, Menteri, CEO perusahaan besar, ahli/akademisi ekonomi dunia, hingga tokoh masyarakat madani (civil society), dan media.
 
Dihadiri lebih dari 3.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk public figures dan 65 Kepala Negara/Pemerintahan antara lain Presiden Afrika Selatan Cyril M Ramaphosa, Presiden Brasil Jair Bolsonaro, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore, Pangeran William, hingga Bill Gates.
 
WEF digunakan sebagai ajang bergengsi untuk berinteraksi antar berbagai kalangan baik secara formal maupun informal guna membahas isu-isu ekonomi yang berdampak pada tatanan nasional, regional dan global.
 
"Tema WEF 2019 Globalization 4.0: Shaping a Global Architecture in the Age of the Fourth Industrial Revolution sejalan dengan program Pemerintah Indonesia tentang Making Indonesia 4.0 dan program terkait lainnya seperti digitalisasi ekonomi, pariwisata, dan ekonomi kreatif," paparnya.
 
Sejumlah perusahaan Indonesia yang berpartisipasi pada Indonesia Pavilion di antaranya Astra Internasional, Indofood, Tokopedia, Kalbe, WIR, Gajah Tunggal, Angkasa Pura, Grab, Javara, dan Kapal Api.
 
Di sisi lain Indonesia Night yang diselenggarakan pada 23 Januari 2019, akan dijadikan ajang untuk memperluas dan mendorong investasi industri 4.0 serta menciptakan branding Indonesia sejalan dengan perkembangan teknologi dan inovasi global di berbagai bidang. Indonesia Night juga menyajikan kekayaan kebudayaan dan kuliner Indonesia.
 
"Promosi Making Indonesia 4.0 diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perluasan peluang kerja serta meningkatkan arus investasi dan perdagangan di sektor publik dan swasta," paparnya.
 
Adapun duta yang terlibat antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BKPM Thomas Lembong, serta didampingi Duta Besar RI untuk Swiss dan Dubes/Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional lainnya.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif