Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Dolar AS Melemah Tipis

Ekonomi dolar as
23 April 2019 09:33
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) sedikit melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), dengan volume transaksi tipis karena para pedagang masih menahan diri pascalibur Paskah.
 
Mengutip Antara, Selasa, 23 April 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun tipis 0,08 persen menajadi 97,2989 pada akhir perdagangan. Di akhir perdagangan New York, euro naik jadi USD1,1258 dari USD1,1245 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun jadi USD1,2980 dari USD1,2994 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,7131 dibandingkan dengan USD0,7148. Dolar AS dibeli 111,93 yen Jepang, sama dengan 111,93 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0160 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0143 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3344 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3386 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dolar Kanada mendapat dorongan dari reli harga minyak pada Senin 22 April. Kanada adalah pengekspor minyak mentah yang signifikan. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik USD1,70 menjadi USD65,70 per barel.
 
Pasar keuangan di Australia dan banyak negara besar di Eropa ditutup karena libur Paskah. Pasar mata uang berlanjut dalam perdagangan yang relatif ringan. Sementara itu, lonjakan harga minyak di tengah berita bahwa Washington akan mengakhiri keringanan sanksi-sanksi bagi importir utama minyak Iran, telah mendorong dolar Kanada dan rubel Rusia.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 48,49 poin atau 0,18 persen menjadi 26.511,05 poin. Indeks S&P 500 naik 2,94 poin atau 0,10 persen menjadi 2.907,97 poin. Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 17,21 poin atau 0,22 persen menjadi 8.015,27 poin.
 
Investor sedang menunggu beberapa perusahaan terbesar S&P 500, termasuk Boeing Co, Amazon.com Inc, dan Facebook Inc yang akan melaporkan hasil kuartal pertama minggu ini. Laporan tambahan dapat meredakan kekhawatiran investor akan resesi laba-laba perusahaan.
 
Volume perdagangan -yang merupakan level terendah pada 2019- juga diperlemah oleh kenyataan bahwa beberapa investor masih berlibur setelah libur pasar AS pada Jumat 19 April dan karena pasar ditutup di beberapa bagian Eropa dan Asia pada Senin 22 April.
 
Kepala Strategi Pasar Ekuitas Federated Investors Phil Orlando mengaku dia telah didorong oleh hasil kuartalan meskipun itu awal musim pelaporan. "Untuk tingkat tertentu itu bisa menjadi perhatian karena kita tahu ini adalah pekan laba besar. Seperti apa keseluruhan tenor minggu ini, kemungkinan bisa dilihat pada Jumat 26 April," kata Orlando.
 
Orlando terkesan dengan perkiraan PDB sekarang terbaru dari Federal Reserve Atlanta untuk ekspansi kuartal pertama sebesar 2,8 persen dibandingkan dengan perkiraan 0,2 persen sebulan yang lalu. "Itu memberitahu Anda bahwa data telah berbalik dan mungkin (laporan) laba tidak akan menjadi sangat buruk," katanya.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif