AS-Tiongkok Diyakini akan Capai Kesepakatan Perdagangan
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (FOTO: AFP)
New York: Presiden Blackstone Jonathan Gray optimistis konflik perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok akan teratasi. Hal itu tentu penting segera terjadi agar tidak menimbulkan efek negatif yang besar dari sisi perdagangan dunia, mengingat pemulihan ekonomi dunia sedang terjadi sekarang ini.

"Amerika Serikat dan Tiongkok sama-sama mengakui risiko nyata terhadap perang dagang yang meningkat. Kami percaya akan ada resolusi dalam jangka panjang," kata Gray, dalan sebuah konferensi pers, di New York, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 21 Juli 2018.

Adapun para investor seharusnya tidak bereaksi berlebihan terhadap aliran berita negatif pada hari tertentu. Gray mencontohkan kekhawatiran atas konflik Korea Utara setahun yang lalu, yang akhirnya mereda. Tentu investor jangan melihat perang dagang yang terjadi secara berlebihan karena tetap ada potensi kesepakatan tercapai.

"Saya melihatnya dengan lensa jangka panjang. Ada pihak yang berkepentingan untuk menyelesaikan ini. Akankah (kesepakatan itu) terjadi dengan cepat? Saya kira tidak," ungkap Gray.



Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menilai ekonomi AS berada di tempat yang baik, tetapi peningkatan tarif antara Amerika Serikat dan mitra dagang dapat memengaruhi prestasi itu. Tentu ada harapan agar tarif tinggi yang dikenakan AS dan mitra dagang tidak memberi efek negatif terhadap perekonomian.

"Saya pikir, terus terang, ekonomi Amerika Serikat berada di tempat yang baik dari sudut pandang siklus dekat dengan pekerjaan maksimum kami dan target harga stabil," kata Powell.

Adapun perekonomian AS menambahkan 213 ribu pekerjaan selama Juni, menurut laporan kerja terbaru pemerintah yang diterbitkan Jumat. Sementara angka penggajian yang kuat mengalahkan ekspektasi dan mengisyaratkan berlanjutnya ketegangan di pasar tenaga kerja, tetapi kenaikan upah di seluruh negeri tetap relatif lamban.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id