Gedung The Fed. FOTO: AFP
Gedung The Fed. FOTO: AFP

Fed: Ketidakpastian Perdagangan Bebani Ekonomi AS

Ekonomi ekonomi amerika the fed
Angga Bratadharma • 23 November 2019 15:01
Washington: Federal Reserve Amerika Serikat (AS) mengungkapkan ketidakpastian perdagangan telah menjadi faktor utama yang membebani ekonomi AS selama tahun lalu. Kondisi itu terjadi meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap bersikeras bahwa perang dagang tidak melukai perekonomian Paman Sam.
 
"Ketidakpastian perdagangan telah menjadi tema utama dan kami melihatnya dalam penurunan investasi bisnis. Kami melihatnya pada ekspor dan kami melihatnya di sektor manufaktur," kata Gubernur Fed Lael Brainard, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 23 November 2019.
 
Pejabat the Fed mencatat bahwa prospek pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok adalah salah satu faktor yang diperhitungkan untuk prospek ekonomi di AS. "Bahkan gencatan senjata akan menjadi pengurangan signifikan dalam ketidakpastian bagi banyak bisnis di seluruh negeri dalam hal investasi," kata Brainard.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam hal ini, Brainard ingin melihat bagaimana respons pemotongan suku bunga acuan melalui ekonomi AS sebelum membuat perubahan lebih lanjut pada kebijakan moneter. "Komite memiliki penyesuaian yang cukup besar dalam jalur suku bunga selama beberapa pertemuan terakhir," kata Brainard tentang komite pembuatan kebijakan bank sentral.
 
"Ini akan memakan waktu untuk melihat bagaimana kerjanya melalui ekonomi AS. Jadi saya tentu ingin memantau dan menilai bagaimana ekonomi bereaksi terhadap pemotongan (suku bunga acuan oleh the Fed) itu," tukasnya.
 
The Fed telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali sejak Juli, di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian yang berasal dari ketegangan perdagangan, pelemahan dalam pertumbuhan ekonomi global dan tekanan inflasi yang diredam.
 
Pejabat the Fed umumnya sepakat bahwa mereka mungkin tidak perlu menurunkan suku bunga acuan lagi selama ekonomi AS tetap di jalurnya, menurut risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru Fed. Meski demikian, the Fed masih harus melihat lebih lanjut bagaimana perkembangan ekonomi ke depan.
 
"Sebagian besar peserta menilai sikap kebijakan, setelah pengurangan 25 basis poin pada pertemuan, akan dikalibrasi dengan baik untuk mendukung prospek pertumbuhan moderat, pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi di dekat sasaran dua persen simetris Komite," kata risalah pertemuan kebijakan Fed pada akhir Oktober.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif